UTBK-SBMPTN Hari Pertama, 1.470 Peserta Ikut Ujian di Unram

UTBK-SBMPTN Hari Pertama, 1.470 Peserta Ikut Ujian di Unram

AmpenanPost. Hari pertama sebanyak 1.470 peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sekaligus jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) gelombang I di Universitas Mataram (Unram) mulai mengikuti Ujian hari ini, Selasa (17/5).

Ketua Pelaksana UTBK-SBMPTN Unram sekaligus Wakil Rektor Bidang Akdemik, Agusdin SE., MBA., DBA. mengungkapkan jika pelaksanaan ujian hari pertama di Unram berjalan lancar.

“Alhamdulillah, UTBK hari ini berjalan lancar, dari segi persiapan ruang dan sarana prasarana semua berjalan lancar, ujian diikuti oleh 555 orang peserta untuk sesi I dan 555 untuk sesi II sesuai kapasitas komputer yang kita miliki, sedangkan di Sumbawa setiap sesinya di ikuti oleh 180 peserta,” kata Agusdin.

1.110 peserta yang mengikuti ujian di Kampus Unram Mataram tersebar ke dalam 6 (enam) lokasi, yaitu UPT. Pustik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Perpustakaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik. Sedangkan lokasi ujian di pulau Sumbawa dipusatkan pada 3 (tiga) lokasi ujian, yaitu di SMKN 1 Sumbawa Besar, SMKN 2 Sumbawa Besar, dan SMKN 3 Sumbawa Besar.

Agusdin juga mengingatkan kepada peserta agar mempersiapkan kesehatan dengan baik, mengikuti protokol kesehatan, dan menaati semua peraturan yang ada selama berlangsungnya ujian.

Wakil Rektor Bidang Akademik itu juga menekankan agar peserta ujian datang tepat waktu, “peserta harus tau ruangan ujiannya sehari sebelum tes, jangan sampai terlambat dan jangan sampai didiskualifikasi,” tegasnya.

Terdapat perbedaan dalam pelaksanaan UTBK tahun ini dengan tahun sebelumnya. “Bedanya sejak COVID itu tidak ada ujian campuran, sekarang ada ujian campuran. Kemudian materi tesnya juga bertambah satu yaitu Bahasa Inggris,” jelas Agusdin.

Sementara itu, Lale Silke Sastia Aviva, peserta UTBK asal Lombok Tengah juga menyampaikan kiat-kiatnya dalam menghadapi ujian.

“Persiapan yang saya lakukan belajar materi dari kelas 10 (sepuluh) tentang Biologi, Kimia, dan Fisika. Tipsnya juga harus belajar giat beberapa hari sebelum ujian dan jangan menganggap remeh,” tuturnya.

Peserta yang bercita-cita menjadi dokter itu mengungkapkan alasannya memilih Unram. “Program studi yang saya pilih adalah Pendidikan Kedokteran dan Pendidikan Biologi,” tuturnya saat diwawancarai humas usai mengikuti ujian.

“Cita-cita saya jadi dokter dan saya memilih Unram karena merupakan universitas paling bagus di NTB,” kata lulusan SMA Negeri 1 Praya itu.

Ia mengaku jika sudah mengetahui bahwa Program Studi Kedokteran Unram memiliki akreditasi A dan termasuk 10 besar terbaik di Indonesia. Lale berharap agar dirinya bisa lulus dan diterima di program studi yang diinginkan, dan bisa berhasil menjadi dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here