LPPM Unram gelar Seminar Nasional Bertajuk Implementasi MBKM Melalui Gerakan Membangun Desa

LPPM Unram gelar Seminar Nasional Bertajuk Implementasi MBKM Melalui Gerakan Membangun Desa
Humas Unram

AmpenanPost. LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Mataram (Unram) gelar Seminar Nasional Pengabdian, Gelar Wicara Unram dengan tajuk “Implementasi MBKM Melalui Gerakan Membangun Desa”.

Seminar nasional yang digelar selama dua hari, dari hari Kamis, 10 Maret hingga Jumat, 11 Maret 2022 tersebut berlangsung melalui Zoom dengan mengusung beberapa sub tema, yaitu Desa Digital – Desa Preneur; Desa Tanggap Bencana; Pariwisata, Lingkungan, Zero Waste; Kesehatan dan Humaniora; dan Rumah Pangan Lestari.

Adapun narasumber yang dihadirkan yaitu Direktur PPSBK Kementerian Desa PDTT Republik Indonesia, Dr. Bonivasius P. Ichtiarto, S.Si., M.Eng.; Badan Koordinasi Keluarga Berencana Provinsi NTB, Drs. Samsul Anam, M.P.H.; Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Andi Pramaria, M.Si.

Ketua Panitia Semnas, Dr. Sitti Hilyana, M.Si saat menyampaikan laporan mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya semnas ini adalah untuk menyampaikan informasi dan memaparkan wujud dari karya nyata anak negeri di Unram, dengan berbagai teknologi yang telah dicapai, serta apa yang telah dilakukan oleh Unram sebagai center of excellent dalam mengawal dan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di desa.

“Pelaksanaan semnas pengabdian merupakan momentum dan ruang untuk mengevaluasi seberapa berapa besar magnitude dan peran yang telah kita toreh bersama dalam pendampingan di 365 desa. Dalam dua hari ini mudah-mudahan bisa tergambar sharing Unram dalam mengawal pembangunan,” ungkapnya.

Dr. Sitti Hilyana juga menambahkan, bahwa sistem pelaksanaan KKN dan kerja sama ke depan didesain dengan pola lelang desa binaan. Hal ini dilakukan agar para peneliti dan pengabdi dari Unram dapat memilih desa binaan sesuai kebutuhan dan permasalahan yang ada dimasing-masing lokasi.

“Kita berharap khususnya para guru besar, doktoral, dan master memberikan kontribusi keilmuannya secara fokus pada satu lokasi atau kawasan, sheingga permasalahan di desa dapat terjawab secara komprehensif.”tambahnya.

Unram sebagai institusi pendidikan berperan strategis membantu pemerintah dalam mempersiapkan masyarakat menuju masyarakat mandiri dan berbudaya. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat tetap dilaksanakan dalam upaya membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas pemberdayaan.

Sementara itu, Rektor Unram, Prof. Bambang Hari Kusumo, saat menyampaikan sambutan mengungkapkan bahwa pembangunan di berbagai sektor dengan berbagai dimensi di dalamnya tidak akan dapat dilakukan secara utuh dan menyeluruh oleh pemerintah semata. Melalui kiprah perguruan tinggi diharapkan akan dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam kerangka pembangunan kolaboratif.

“Keterbatasan pelaksanaan kegiatan pengabdian dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masa pandemi, pada kenyataannya tetap menghasilkan output kegiatan yang cukup baik, karena didukung antusiasme civitas akademika, pemerintah desa dan masyarakat yang sangat tinggi.”ucapnya

“Output ini sangat penting untuk dijabarkan dalam semnas ini dan luaran yang dihasilkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan salah satu upaya Unram untuk menjawab fungsi perguruan tinggi sekaligus bentuk kontribusi kampus sebagai mitra pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan pada berbagai tingkatan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here