Suhaimy Ismy Dorong Polisi Tangani Serius Kasus Ustadz MQ – Ampenan Post

Suhaimy Ismy Dorong Polisi Tangani Serius Kasus Ustadz MQ
Foto: Lalu Suhaimy Ismy Saat ditemui wartawan di Halaman kantor Kemenag Loteng pada Rabo-05-01-22.(Ampenanpost.com/Edi Suryansyah).

Lombok Tengah, Ampenanpost.com Dengan beredarnya potongan video viral ceramah Ustadz MQ di hadapan jamaahnya di Masjid Al Markaz. Dalam video tersebut, MQ menyebut sejumlah makam keramat tanah Lombok ini, makam tain acong (kotoran anjing, red) belum lama ini.

Diketahui, sampai hari ini di Lombok Timur sendiri telah terjadi berbagai macam gerakan setelah adanya pernyataan dari MQ ini. Mulai dari adanya ratusan orang yang menggeruduk, bahkan merusak dan membakar berbagai barang milik sang ustadz MQ ini, seperti membakar dan merusak mobil yang berada di halaman pondok sang ustadz. Kemudian, pada hari Rabo (05/06/2022), kemarin juga ribuan warga dari jamaah TGH. Muhammad Ali Batu, yang menggelar aksi damai didepan kantor bupati Lombok Timur. Aksi itu bertujuan untuk meminta untuk menindak tegas ustadz MQ atas dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan MQ.

Dengan panasnya pemberintaan tentang dugaan ujaran kebencian yang beredar potongan video ceramah salah satu ustadz dari Pimpinan Pondok Pesantren As-sunah, Bagik Nyangka, Kecamtan Aikmel, Lotim itu menimbulkan berbagai komentar. Salah satunya dari Lalu Suhaimy Ismy, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil), pulau lombok ini mendorong pihak kepolisian untuk fokus dalam menangani perkara yang saat ini sudah ditangani Polda NTB.

Atas adanya pernyataan itu, Suhaimy sangat menyesalkan adanya sebuah bahasa yang dilontarkan seorang Ustadz yang memiliki ratusan jamaah. Baginya, memang setiap warga negara sudah diberikan kebebasan dalam berpendapat. Namun tentu dengan bahasa yang tidak menimbulkan kekisruhan di publik. Menurutnya, berkata kasar juga tentu harus ada batasannya.” Keras boleh, tapi jangan kasar, dan yang dilontarkan oleh ustadz ini kan sudah masuk katagori kasar sehingga menimbulkan kecaman dari mana – mana,” ungkapnya saat ditemui wartawan pada Rabo (05/01/21), kemarin.

Dengan demikian, Anggota DPD RI itu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil tindakan yang mampu menimbulkan keos kembali, ia juga mengajak untuk selalu mengedepankan pikiran yang jernih dalam menanggapi persoalan ini, sehingga segala persoalan ini dapat menjadi atensi pihak yang berwajib.” Kita harap kepolisian juga harus betul – betul dalam menangani persoalan ini, karena ini menyangkut masyarakat luas, jika tidak ditangani serius maka kita khuatir ada hal hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Kemudian Suhaimy berharap, kejadian itu kita jadikan sebagai pembelajaran bersama. Sehingga tidak ada lagi yang mengatasnamakan kebebasan untuk mengiha dan mencaci kepercayaan orang lain.” Saya berharap ini pertama dan terakhir, dan saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk hidup rukun dan damai,” tutupnya.(DI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here