Dibanjiri Sampah, Sejumlah Tempat Wisata di KEK Mandalika Butuh Solusi Pemerintah – Ampenan Post

Dibanjiri Sampah, Sejumlah Tempat Wisata di KEK Mandalika Butuh Solusi Pemerintah
Foto: Terlihat Seorang Pria Tengah Melangkah di Dekat Tumpukan Sampah, di Bukit Seger, Kuta, Lombok Tengah. Senin-17-01-22.(Ampenanpost.com/DI).

Lombok Tengah, Ampenanpost.com Masalah sampah bukan persoalan yang tabu lagi ditengah – tengah masyarakat. Sehingga membutuhkan kesadaran bersama, namun disatu sisi dalam hal ini yang mempunyai tanggung jawab besar adalah Pemerintah. Dengan demikian, saat ini pemerintah daerah diharapkan mampu menyelsaikan permasalhan kebersihan terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Dalam kawasan yang hendak akan menjadi sorotan mata dunia itu, terlebih-lebih jutaan penonton yang akan menyaksikan even balapan dunia yakni MotoGp segera digelar dalam beberapa pekan kedepan. Sehingga, seharusnya kebersihannya harus dijaga supaya kenyamanan para wisatawan terjamin. Oleh karena itu, dalam hal ini pemerintah daerah baik Provinsi Nusa tenggara barat (NTB), maupun Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diminta serius tangani hal ini.

Andur, Salah satu penggiat Pariwisata asal Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menilai pemerintah tidak serius Tangani sampah. Menurutnya, sebagian besar sampah masih berserakan di beberapa tempat wisata di Kawasan KEK. Andur juga menyebutkan sejumlah tempat wisata yang sangat butuh perhatian khusus pemerintah. Yakni, pantai tanjung Aan, pantai gerupuk, dan yang lagi hits hari ini yaitu bukit seger. ” Pemerintah serius dong tangani sampah ini, kami sebagai masyarakat setempat miris melihat sampah yang masih berserakan ini,” Ungkapnya saat ditemui wartawan, Senin (17/01/21).

Bagi Andur, dengan pesatnya pembangunan di kawasan KEK Mandalika saat ini, sehingga pemerintah lalai atas isu lingkungan. Padahal, menurut Andur anggaran kebersihan itu setiap tahun selalu digelontorkan, lantas dikemankan dana itu?. Memang disatu sisi Ia juga memahami bahwa isu lingkungan merupakan kewajiban bersama, namun jika tidak pemerintah yang sebagai garda terdepan lalu siapa lagi?.’’ Padahal setiap tahun ada anggarannya, percuma pembangunan saja yang megah tapi sampah saja tidak mampu diatasi,’’ singgungnya.

Pria yang berciri khas gondrong itu juga mengatakan, dalam dunia pariwisata yang paling harus diutamakan adalah kebersihan, sehingga jika di salah satu distinasi itu terlihat bersih maka dengan sendirinya pengunjung akan merasa nyaman, begitu juga dengan sebaliknya.’’ Ini sangat vital dalam sebuah dunia pariwisata. Oleh karena itu saya meminta agar pemerintah lebih serius lagi dengan permasalahan sampah ini. Kalau dengan seperti ini kita tidak akan pernah maju, kesadaran pemerintah tangani sampah ini seolah tidak ada,’’ kata Andur.

Menanggapi hal itu, Supardiono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Lombok Tengah yang di Konfirmasi Via whatsapp, belum dapat memberikan keterangannya sampai berita ini dimuat.(DI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here