Tak Diberikan Pesangon, Belasan Eks Pegawai IPDN Lombok, Mengadu ke Disnakertrans Loteng – Ampenan Post

Tak Diberikan Pesangon, Belasan Eks Pegawai IPDN Lombok, Mengadu ke Disnakertras Loteng
Foto: Belasan Eks Pegawai Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN), Lombok saat Mendatangi kantor Disnakertras Loteng. (Ampenanpost.com/DI)

Lombok Tengah, Ampenanpost.com Belasan mantan pekerja atau Pegawai Swasta dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengadu ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah (Loteng), Senin (27/12/21).

Kedatangan para eks pegawai kampus pelat merah dan elit itu, untuk mengadu ke Pemerintah karena setelah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), para pegawai ini tidak diberikan uang pesangon.

Samuel Hakim salah satu mantan pegawai bagian PU/Teknisi mengatakan, Mengenai dengan pemberhentian kerja yang dilakukan oleh pihak IPDN kepada 106, terdiri dari Cleaning Servis, Sopir, Satpam, PU Tekhnisi, Rekam Medis dan Administrasi. Sehingga saat ini seluruh karyawan mengeluhkan hal yang sama. Pasalnya, menurut Hakim, pemecatan yang dilakukan itu tidak sesuai dengan prosedur Undang-Undang Dasar.

Selain itu juga, pihaknya menduga tidak ada transparansi perekrutan karyawan yang dilakukan oleh pihak IPDN, serta tidak memberikan pesangon kepada para pekerja yang sudah di PHK.”Akibat hal tersebut kami datang ke sini untuk mengadukan hal itu, karena kami anggap ini sudah menyalahi undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku,” Ucapnya.

Eks pekerja IPDN itu saat ini merupakan para pekerja yang sudah lama bekerja disana bahkan ada yang sudah belasan tahun. Yang mana seharusnya, pekerja yang sudah lama berkerja mendapatkan perhatian khusus dari IPDN.” Kami sudah lama kerja disana, ada yang dari tahun 2014 tapi itu tidak dihargai saat ini,” keluh Hakim.

Lebih lanjut, Hakim menuturkan bahwa pihak IPDN melakukan pemutusan kerja dengan alasan Pandemi COVID-19, dan itu dilakukan dengan skala seluruh Indonesia (nasional). Yang mana saat ini hanya 45 orang karyawan yang masih tersisa dari jumlah 151 orang karyawan. Sehingga saat ini belasan eks pekerja itu berharap ada etikat baik dari pihak IPDN.”Kita hanya tuntut berikan kami pesangon yang layak,” harapnya.

Sementara, L. Muhamad Syukron, Kasi Pencegahan dan Perselisihan Disnakertrans Loteng yang menemui para eks pegawai IPDN itu menjelaskan bahwa, terkait dengan rekrutmen pekerja yang tidak transparan merupakan hak priogratif dari perusahaan. Namun untuk uang pesangon tersebut harus ada kompensasi yang diberilan kepada karyawan baik karyawan tetap maupun kontrak, dengan jumlah sisa kontak yang tersisa.”Hal itu sesuai dengan PP 35 yang menjadi turunan Undang-undng tenaga kerja,” Ujarnya

Kemudian mengenai dengan alasan pihak IPDN untuk melakukan pemberhentian masih belum diketahui, sehingga nanti pihak Disnakertrans Loteng akan mengundang dari pihak IPDN untuk duduk bersama, sehingga hal tersebut bisa diselesaikan dengan mencari solusi terbaik untuk kedua belah pihak.”kita akan pertemukan untuk mencari solusi terbaik, tapi untuk waktunya masih belum kita tentukan,” tutupnya.(DI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here