Pengelola Lempar Handuk, Tim Penyelsai Lahan Pantai Are Guling Akan Turun Kembali – Ampenan Post

Pengelola Lempar Handuk, Tim Penyelsai Lahan Pantai Are Guling Akan Turun Kembali
Foto: Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri), Lalu Abdul Wahid, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, didampingi Ketua FAKTA RI,Muhanan, SH , saat turun langsung menemui ratusan warga yang ada di kampung Nelayan, Dusun Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu, (Ampenanpost.com/DI).

Mataram, Ampenanpost.com Tim Penyelsai lahan Sempadan pantai yang di tempati Nelayan pantai Are Guling, Dusun Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), akan turun kembali dalam waktu dektat. Hal itu dilakukan untuk mengukur ulang luas sempadan pantai yang diduga di klaim oleh salah satu pengusaha/pengelola lahan setempat.

Sebagaimana yang sudah disepakati saat rapat terbuka pada hari Rabo, 23 Desember 2021 lalu. Bertempat di Aula Mutiara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB. Pada saat itu Pimpinan Rapat Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Lalu Abdul Wahid, memberikan dua opsi kepada pengelola dalam Penyelsaian permasalahan itu. Yakni, memberikan tenggang waktu selama 5 hari untuk mengkaji ulang terkait penyediaan lahan relokasi rumah warga Nelayan Are Guling, dan kedua. Jika tidak menyanggupi hal itu, maka pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, dan Kabupaten Lombok Tengah, beserta Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi NTB, dan ATR/BPN Lombok Tengah, kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Lombok Tengah dan Provinsi NTB, berserta beberapa instansi terkait akan turun ke Pantai Are Guling untuk mengukur ulang luas sempadan pantai sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres). No 51 Tahun 2016 tentang batas sempadan pantai.

Tidak hanya itu, dengan hadirnya beberapa pihak itu nanti diharapkan untuk langsung bisa memberikan solusi untuk para Nelayan yang ada di Are Guling.

Muslim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB mengatakan, dengan tidak disepakatinya opsi pertama dari hasil rapat itu. Maka pihaknya berserta dengan beberapa pihak terkait lainnya akan turun dalam waktu deket.” Kita akan tindak lanjut rencana cek lapangan. Karena pihak pengusaha ndak siap menyiapkan lahan kecuali uang tali asih,” Ungkapnya saat ditanya Ampenanpost.com via whatsapp, Senin (27/12/21).

Tidak disebutkan nominal uang tali asih yang disediakan oleh Pengusaha/Pengelola lahan pantai Are Guling. Muslim juga belum memastikan hari dan tanggal akan turunnya tim tersebut. Menurut Kadis, saat ini masih dalam tahap koordinasi untuk melihat Kesiapan para pihak terkait. Pasalnya, para pihak terkait itu nantinya berperan penting dalam Penyelsaian ini.” Tapi kepastian harinya masih di koordinasikan,” tutupnya.(DI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here