KOMPAS NTB: Program P3LH Dinas Lingkungan Hidup dan KSM Kooperatif – Ampenan Post

KOMPAS NTB: Program P3LH Dinas Lingkungan Hidup dan KSM Kooperatif
Dokumentasi Pribadi. Foto: Koalisi Aksi Masyarakat, Pemuda Dan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat (KOMPAS- NTB).

Lombok Tengah, Ampenanpost.com – Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan dan Lingkungan Hidup (P3LH) tahun 2021 Dinas Lingkungan Hidup yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Tematik Stunting dan Kemiskinan ini sangat di apresiasi oleh Koalisi Aksi Masyarakat, Pemuda Dan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat (KOMPAS- NTB).

Ketua Koordinator Umum Lalu Panji Ardiansyah, memberikan apresiasi atas kinerja dan langkah Kooperatif Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah, serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam menyikapi kendala yang terjadi dalam pembangunan Program P3LH di Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami melihat beberapa hambatan dalam kegiatan ini. Dalam hal ini terjadinya proses pencairan dana untuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sempat lamban oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Tengah, karena kas daerah pada waktu itu kosong. Yang mengakibatkan dampak off terhadap progress pekerjaan, serta bangunan tidak bisa dikerjakan,” Ujar Lalu Panji Ardiansyah dalam rilis resminya, Jum’at (3/12/21).

Dengan banyaknya persoalan tersebut Lanjut Pria yang kerap disapa Panji ini. Namun disisi lain KSM Program P3LH 2021 ini mampu Kooperatif menyikapi hal tersebut, dengan bentuk edukasi sinergitas yang dibangun. Dimana dalam hal ini para kelompok Masyarakat tersebut berani berspekulasi dengan melakukan konsolidasi di Toko Bangunan (TB) untuk berhutang dahulu dan membayar seteleah kas daerah sudah bisa dicairkan.” Setelah melewati proses panjang Alhamdulillah kita bisa menikmati hasil kinerja dari percepatan pembangunan yang dilakukan KSM dengan langkah Kooperatif yang dilakukan. Itu hasil pengamatan dan investigasi kami dilapangan,” Ucap Panji.

Panji menambahkan, untuk saat ini yang menjadi kendala terhadap program P3LH Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah terkait lambanya pengadaan Tangki Septic dari suplayer. Hanya saja secara pandangan, untuk menyalahkan Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah dalam posisi giat ini berada pada konteks Linier dan Horizontal. Sulit untuk di buktikan maupun di justifikasi, apakah ada intervensi atau tidak. Sehingga Panji menilai Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah, dalam hal ini sangat Kooperatif dan mampu dalam menyikapi persoalan dan kendala.”Terlebih dengan KSM mampu bersinergi dengan suplayer maupun sebaliknya,” Kata Panji.

Panji berharap, KSM ini lancar dalam pembangunan dan suflayeer dalam pengadaan, kami dari KOMPAS NTB yakin terhadap Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah dan KSM dalam persoalan ini bukan berbicara lagi terkait masalah waktu hanya saja pertanggung jawaban pasti mereka akan laksanakan sesuai prosedur.”Kami apresiasi kinerja dan langkah Kooperatif dari Instansi Pemerintah Dan Lembaga Pelaksanaan Kelompok Swadaya Masyarakat atas pengurangan angka Open Defecation Freee (ODF) ini,” tutupnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here