Batas Sempadan Pantai Are Guling Akan Diukur Dalam Waktu Dekat – Ampenan Post

Batas Sempadan Pantai Are Guling Akan Diukur Dalam Waktu Dekat
Foto: Terlihat Sejumlah Tim Penyelsai Lahan Pantai Are Guling Tengah Fokus Melihat Batas Sempadan Pantai Are Guling, Jum'at, 31/12/21. (Ampenanpost.com/DI).

Lombok Tengah, Ampenanpost.com- Tim Penyelsai lahan pantai Are Guling, Dusun Are Guling, Desa Tumpak, kecamatan pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali turun meninjau batas sempadan pantai untuk mengetahui batas sebelum pengukuran ulang yang akan di lakukan oleh Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi NTB dalam waktu dekat, Jum’at (31/12/21).

Turut hadir dalam kesempatan itu Kasbangpodagri NTB, Lalu Abdul Wahid, Muslim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Perwakilan dari Dinas PUPR Lombok Tengah, ATR/BPN Provinsi NTB, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah, M Kamrin, sejumlah Pengurus FAKTA RI, dan perangkat desa Tumpak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, menyebutkan saat ini pihaknya hanya turun mengecek fisik dari pengakuan batas tanah dari pengelola yang dimasukkan ke dalam sertifikat, serta melihat langsung batas sempadan pantai. Dengan mengetahui batas lahan tersebut, pihaknya akan segera melakukan pengukuran batas sempadan pantai seperti apa yang menjadi kesepakatan dari rapat beberapa waktu yang lalu.” Untuk hari ini kita tidak mengukur, tapi kita lakukan cek lapangan saja dulu,” ungkap Muslim.

Kemudian, Kepala Dinas itu juga menjelaskan, apabila nanti lahan itu sudah dilakukan pengukuran. Maka jika ditemukan pengelola itu menggunakan sempadan pantai sebagai tanah yang dikuasainya, sehingga akan digeser kebelakang, dan bangunan yang sudah dibangun akan dirobohkan.” Jika bener nanti Kalau tanah yang ada di titik kordinat itu maju, maka akan di mundurkan, dan bangunan yang itu nanti akan dibongkar,” jelasnya.

Muslim juga mengatakan, Tim penyelsai lahan ini nantinya pada hari Rabo, 5 Januari 2022, akan melakukan rapat kembali untuk menentukan kebijakan apa yang akan diterapkan setelah pengukuran nantinya.” Kita akan lakukan rapat lagi besok di kantor Dinas Kelautan Lombok Tengah,” kata Muslim.

Sementara M Kamrin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah saat dikonfirmasi menegaskan, persoalan ini sudah ditangani antara pemerintah Provinsi NTB ,dan Kabupaten Lombok Tengah, maka saat ini masyarakat yang ada di are Guling diharapakn untuk bersabar sejenak.” Upaya upaya sudah kita lakuakan. Kita masih mencarikan solusi terbaik kedua belah pihak, kita tunggu saja dulu,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Forum Analisis Kebijakan Untuk Rakyat Republik Indonesia (FAKTA RI), Muhanan, berharap persoalan ini segera diselsaikan. Mengingat dengan kondisi para nelayan yang saat ini masih menempati rumahnya sering kali menerima intimidasi oleh beberapa pihak, sehingga dengan turunnya para pemangku kebijakan itu para nelayan bisa hidup dengan aman.” Dengan turunnya pemerintah hari ini kami FAKTA RI selaku lembaga yang mengkawal persoalan ini berharap semoga cepat diselsaikan, sehingga para nelayan bisa menjalankan aktivitas mereka dengan tidak di teror – teror lagi,” harap Muhanan.(DI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here