Polres Loteng Telah Memanggil Sembilan Saksi Pegawai Poltekpar.

Polres Loteng Telah Memanggil Sembilan Saksi Pegawai Poltekpar.
Ampenanpost.com/E011. Terlihat Seorang Pria Gondrong Tengah Menghadap Pintu Masuk Sat Reskrim Polres Lombok Tengah Belum lama ini.

 

Ampenanpost. 9 Pegawai Poltekpar Lombok Beberapa waktu yang lalu sudah sempat dipanggil pihak kepolisian Terkait dengan adanya dugaan pemalsuan Surat Keputusan Pegawai Tidak Tetap (SK PTT) di Poltekpar Lombok pada tahun 2018 sampai dengan 2020, sehinga saat ini laporan tersebut sudah berada dalam penanganan Polres Lombok Tengah (Loteng).

Sekertaris Pemuda Pancasila Loteng, M Sahirudin belum lama ini mengungkapkan bahwa, mengenai dengan soal pengangkatan pegawai PTT yang tidak sesuai prosedur dan pembiayaan beasiswa ke Taiwan yang telah dilaporkan dan berkasnya telah berada di Polres Loteng.”Mahasiawa yang di kirim ke Perguruan tinggi Cowyang, Taiwan tidak memiliki dasar payung hukum dalam mengeluarkan biaya menyekolahkan ke negara luar ini tidak jelas seperti apa, “ungkapnya.

Dalam tugas belajar di negara luar tersebut, pihaknya menuding bahwa adanya kerugian Negara. Ia menyebutkan dana untuk Per orang ditanksir sekitar 7.661 US dolar dengan Penukaran 14.000 rupiah per dolan sehingga menjadi sekitar 111.000.000 rupiah. Adapun sekitar 11 orang yang berangkat dan diperkirakan sekitar 1 miliar lebih.

Maka pihaknya menduga adanya indikasi korupsi dengan bukti formil awal dari mana SK tidak sesuai dengan aturan peraturan pemerintah dalam aturan nomor 48 tahun 2018, karena pasal 96 jelas dikatakan mengangkat pegawai PNS maupun Non-PNS, baik PPK maupun Non-PPK, karena jelas tidak boleh juga mengangkat dosen tetap maupun tidak tetap.”Adanya SK di tahun 2020 sudah keluar kemudian ini menjadi dasar pelanggaran jelas dilakukan pihak Poltekpar. Sedang berjalan di polres Loteng juga sudah mulai pemanggilan dan di kejaksaan sedang metode pengkajian, ” Sentilnya waktu itu.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Loteng IPTU Redho Rizki Pratama, S.Trk, saat ditanyakan terkait dengan pelaporan yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila membenarkan hal itu. Dimana, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi dari pihak Poltekpar Lombok.”Kita sudah panggil sekitar 9 saksi dari pihak poltekpar,” Ucapnya pada saat ditemui di ruangan nya pada Rabu (6/10/21).

Selain itu, pihaknya juga sudah memanggil Kasubag Administrasi Umum(Adum PoltekparLombok), serta akan memanggil Direktur poltekpar sebagai saksi terkait dengan SK pengangkatan PTT yang diduga ada pemalsuan tersebut.”Kalau dari laporan yang masuk ini mengenai permasalahan 11 orang PTT yang berangkat ke Taiwan,” Ujarnya.

Sementara, Kasubag Administrasi Umum Hery Sastrawan, yang dikonfirmasi via whatsapp mengatakan pihaknya sudah menyapaikan semua dokuman kepada pihak kepolisian. Namun Hery tidak menyampaikan secara spesifik terkait apa saja yang ia sampaikan pada saat itu.” Waalaikumsalam, masih berproses, kami sudah sampaikan dokumen,”pungkasnya Singkat.(E011).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here