Jaring Aspirasi Kaum Milenial, Hadrian Irfani Beberkan Peluang di KEK Mandalika – Ampenan Post

Jaring Aspirasi Kaum Milenial, Hadrian Irfani Beberkan Peluang di KEK Mandalika
Foto: H L Hardian Irfani selaku Anggota DPRD Provinsin NTB, saat Reses Bersama Pengurus Karang Taruna Kecamatan Praya. Kamis (21/10/21).

Ampenanpost. Penjaringan aspirasi Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Praya beberkan sejumlah peluang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Kamis (22/10/21) kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi NTB H. L Hardian Irfani yang membidangi sektor perekonomian baik di landing sektor pertanian, peternakan, pariwisata, kehutaan, kelautan dan badan penanganan modal saat ini melakukan penjaringan aspirasi melalui kaum milenial di lingkar Karang Taruna Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Praya. Dimana hal ini diyakini akan memberikan aura positif terhadap prospek kedepan mengingat generasi muda Lombok Tengah merupakan regenerasi dan tolak ukur kemajuan di masa yang akan datang.”Saya turun saat ini dalam rangka reses menyerap aspirasi masyarakat, dimana dengan melihat peluang di daerah kita sendiri, dimana terkait adanya sirkuit moto gp di Loteng merupakan magnet yang sangat berpengaruh dalam semua aspek saat ini maupun kedepannya, ” Ungkap H. L Hadrian Irfani selaku Anggota DPRD Provinsin NTB itu.

Ia mengungkapkan, pada 18 sampai dengan 21 november 2021 mendatang, akan dilaksanakan even motor dunia yang sangat bergengsi yakni WSBK, dan Moto GP pada tahun 2022.

maka, tentunya pengunjung dan penonton bukan hanya dari daerah maupun negara Indonesia sendiri saja, pasti akan ada dari negara luar juga. Adapun fasilitas pendukung baik dari Pemerintah Daerah maupun nasional sudah di selesaikan dengan akselerasi pembangunan yang luar biasa cepat.”Seharusnya tanggal 19 November 2021 kemarin jalan Bayoass Bandara Lombok menuju kawasan KEK Mandalika akan di resmikan oleh Presiden Joko Widodo lansung, namun di undur karena ada agenada lain, dan kemudian akan di agendakan kembali dalam waktu dekat, ” Ungkapnya.

Adapun pembangunan yang pesat dan sangat luar biasa di Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan atas perjuangan dan dasar usulan para wakil rakyat dari Daerah, Provinsi dan Pusat. Mengingat perlunya jalan cepat dalam rangka penunjang infrastruktur, yang kemudian demi kemajuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat maka kemudian usulan tersebut dilaksanakan dengan pertimbangan Pemerintah.

Kemudian adanya pembangunan Rumah Sakit Internasional Mandalika, Perpanjangan Runway Bandara Lombok yang mendapatkan penobatan terpanjang di Indonesia setelah Bandara Ngurahrai dan Bandung, yang kemudian hal Ini merupakan gambaran dan peluang generasi muda kedepan.

Dimana, potensi KEK Mandalika dalam serapan kerja yang sangat besar, yang akan sangat besar dibutuhakan degan bangunan hotel-hotel besar diarealnya , kemudian pekerja di KEK Mandalika juga beserta fasilitas penunjang yang kemudian berpeluang dalam menyerap tenaga lokal.

Kemudian dampak KEK Mandalika ini juga dapat dirasakan oleh kabupaten sekitar juga seperti pelabuhan Gili mas Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Penyebrangan Poto Tano Kabupaten Lombok Timur, Adapun kedatangan dari pulau Bali juga sudah di siapkan sebagai jalur pengangkutan para bikers sudah bekerjasama dengan pelibatan hotelnya.”Silahkan untuk UMKM yang memiliki produk kita akan bantu dalam pemasarannya, ” Janjinya.

dalam dskusinya Karang Taruna Kelurahan Gonjak, M Fauzi Imam, menyampaikan kritikan dan masukan dalam perhelatan WSBK bulan depanninu dimana adanya kecaman Indonesia yang menjunjung nilai nasionalisme, namun terganjal dengan aturan dimana bendera merah putih tidak boleh berkibar dalam perhelatan motor dunia tersebut. Mengingat kemudian adanya kecaman terhadap para atlit Indonesia yang harus bebas dari doping dalam setiap perhelatan kejuaraan atletik di kancah internasional.

Kemudian, perlunya perhatian khusus dan serius terhadap tenaga kerja dimana semenjak dahulu hingga sampai saat ini seringnya terjadi kekerasan bahkan sampai nyawa melayang dan kemudian perlunya ketegasan dan tindakan cepat baik dari pemerintah dan para wakil rakyat.

Dalam kesempatan yang sama pula Adrian mengerikan pencerahan dimana adanya Program di Partai PKB yang biasa pimpin di NTB ini dimana saat ini sudah membangun Lembaga Garda Buruh Migran Indonesia untuk mengadvokasi dan membina para Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga dimasa purnanya.

Dimana hal ini sebagai solusi melalui menteri tenagakerja yang respon cepat data lengkap tempat kerja jelas dan legal dalm penanganan kasus PMI yang terjadi. Ia memberikan contoh di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang pernah terjadi sebelumnya dan sudah ia selesaikan, kenudian juga memberantas para pelaku yang mengirimkan PMI dalam kondisi tidak resmi.”Purna PMI, kami punya program Desa Migran Kreatif seperti contoh yang sudah di rintis di Kabupaten Lombok Barat di Desa Aiq Bereq. Kalau ada di Kelurahan atau Desa lebih dari 20 mantannPMI. Makan kami akan berikan peralatan untuk usaha supaya tidak menjadi PMI lagi. Kemudian Karang Taruna dapat menjadi petugas pendamping kreatif. Dan kontrak setahun, ” Jelasnya.

Adapun di setiap momen Indonesia tidak boleh mengibarkan bendera Indonesia dalam even moto GP pihaknya membantah hal tersebut, mengingat even Moto GP dan WSBK bukan termasuk dari hal yang di maksud. Berdasarkan keterangan ITDC yang telah pihaknya diskusikan dan konfirmasi.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here