Tuntut Direktur RSUD Praya Mundur, Jekma Pasang Bendera Panjang.

Tuntut Direktur RSUD Praya Mundur, Jekma Pasang Bendera Panjang.
bendera sepanjang 100 meter yang membentang di area tengah jalan bypas puyung, atau depan gerbang masuk kantor bupati Lombok Tengah . Ampenanpost.com

Ampenanpost. Puluhan warga yang tergabung dalam Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (Jekma). Memasang bendera sepanjang 100 meter yang membentang di area tengah jalan bypas puyung, atau depan gerbang masuk kantor bupati Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (9/9/21).

Adapun tulisan yang tercantum dalam bendera tersebut, yang dijadikan sebagai tuntutannya, yakni, Usut tuntas oknum vanpire# Ganti Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Praya#100#Kerja#Nonjobkan, Dir, RSUD#copot.

Saidin Alfajari menegaskan, agendanya tersebut dilandasi dari 100 hari kerja pertama bupati saat itu, sebagaimana saat itu bupati lombok tengah menemukan banyak sekali kejanggalan yang ada, terutama pelayanan terhadap pasien.”kita bisa melihat dimedia, selama tiga bulan bupati ngantor disana sehingga banyak sekali permasalahan yang ditemukan oleh bupati saat itu,”Ungkapnya.

Dengan hal itu, Saidin menyampaikan, dengan banyaknya persoalan yang ditemukan bupati saat itu, tentu pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya ini sangat penting untuk pertanyakan.”Apalagi dia (Muzakir Langkir Red) saat ini menjabat sebagai Kepala Dikes (Dinas Kesehatan), telah gagal menjadi direktur yang baik”,Ujarnya.

Kemudian, dengan hal itu, pihaknya menantang bupati lombok tengah untuk melakukan perombakan dalam struktur rumah sakit itu, sehingga ia berharap supaya bupati lombok tengah untuk secepatnya mengganti direktur Rumah sakit Umum Daerah itu.”Seharusnya bupati mengganti direktur ini, bahkan nonjobkan kalau perlu,” Terangnya.

Aksinya itu juga akan ia lakukan secara berlanjut selama satu minggu.”Kita tidak akan sampai sini saja, tapi akan kita lakukan selama satu minggu kedepan, begitu juga dengan kejaksaan besok, kita akan pasang juga. Supaya Yang bersangkutan ini fokus menjalani proses hukum yang dia jalanai saat ini,” Tegasnya.

Sementara, Dr. Muzakir Langkir Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Praya saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kalau ada yang tidak setuju, itu adalah hal yang sangat wajar.”Sementara di kotak saran itu 85% masyarakat merasa puas dengan pelayanan kami,” Pungkasnya.(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here