Kuliah Umum Sekjen Wantannas, Rektor Unram: Mari Ikuti untuk Menambah Wawasan Ketahanan Nasional

Kuliah Umum Sekjen Wantannas, Rektor Unram: Mari Ikuti untuk Menambah Wawasan Ketahanan Nasional
Doc. Humas Unram

AmpenanPost. Kuliah umum Sekjen Wantannas, Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum., mengapresiasi kuliah umum dari Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas). Menurutnya ini menjadi relevan dan penting untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

“Mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam ras, suku, bahasa, budaya dan adat-istiadat berbeda-beda yang merupakan aset yang perlu kita jaga dengan sebaik-baiknya demi keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya dalam sambutannya pada acara kuliah Umum Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantannas) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., M.Tr.(Opsla) di Universitas Mataram (Unram) di Gedung Dome Unram pada Kamis (16/9/2021).

Untuk itu Guru Besar Unram itu mengajak seluruh peserta yang hadir saat itu bersama-sama mengikuti kuliah umum yang mengusung tema Strategi Keamanan Nasional dalam Rangka Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, demi menambah wawasan kebangsaan.

“Karena itu mari kita sama-sama dengarkan dan mengikuti kuliah umum ini untuk menambah wawasan kita tentang Ketahanan Nasional,” ajaknya.

Sekjen Wantannas, Laksdya TNI Harjo Susmoro dalam pemaparannya mengatakan, Indonesia sebagai negara maritim. Juga merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Memiliki berbagai keuntungan, antara lain posisi geografis yang diapit dua benua dan dua samudra, yang merupakan perlintasan jalur perdagangan. Di samping itu memiliki sumber daya alam melimpah.

Ia juga menjelaskan, tantangan yang dihadapi yaitu tegaknya kedaulatan dan hukum untuk menjaga kepentingan nasional. Serta menjaga stabilitas keamanan, pengelolaan sumber daya alam, konektivitas untuk menjamin keutuhan NKRI, sehingga tercapainya tujuan nasional dan kepentingan nasional. Salah satu tantangan lainnya yaitu era globalisasi saat ini.

“Salah satu ancaman nyata yaitu disintegrasi, jauh dari nilai-nilai Pancasila, rendahnya pendidikan dan kurangnya literasi,” ujarnya.

Harjo menegaskan, diperlukan stabilitas keamanan yang tinggi sebagai syarat terwujudnya kepentingan nasional. Oleh karena itu dibutuhkan peningkatan wawasan kebangsaan, cara yang bisa dilakukan dengan memahami dan mengimplementasikan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

Di samping itu, perguruan tinggi juga memiliki peran melalui tri dharma perguruan tinggi melalui pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kuliah umum ini dilaksanakan secara daring dan luring yang diikuti dan dihadiri oleh pejabat di lingkungan Dewan Ketahanan Nasional, pimpinan Unram, serta dosen dan mahasiswa di lingkungan Unram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here