Dihari Kemerdekaan, Sebanyak 170 Narapidana Rutan Praya Mendapatkan Remisi.

Dihari Kemerdekaan, Sebanyak 170 Narapidana Rutan Praya Mendapatkan Remisi.
Penyerahan SK Remisi secara Simbolis Oleh Jumasih Kepala Rutan Praya. Selasa (17/8/21). Ampenanpost.com

 

Ampenanpost. Sebanyak 170 Narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Praya, Lombok Tengah. Kali ini mendapatkan Remisi Umum. Remisi tersebut yakni dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76. Selasa (17/8/21).

Jumasih Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Praya menerangkan, adapun yang diususlkan untuk mendaptakn SK Remisi di rutan praya sebanyak 170 orang Narapidana. Terdiri dari 169 Pria, dan 1 orang perempuan.”Untuk tahun ini kebetulan semuanya RU I (satu), tidak ada RU II(dua), jadi tidak ada yang langsung bebas hari ini,”Ucapnya seusai Rapat Virtual bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly, di aula Rutan.

Untuk rincian detail terkait jumlah masa tahanan. Lanjut Jumasih, yang remisi 1 bulan sebanyak 53 orang, 2 bulan 34 orang, 3 bulan 55 orang, 4 bulan 14 orang, 5 bulan 10, orang dan 6 bulan 4 orang.”Poin yang paling penting, pemberian Remisi ini, tidak semata-mata untuk semakin cepatnya warga binaan untuk pulang. Namun, hal ini adalah instrumen normatif perubahan sikap, dan prilaku mereka. intinya yang paling pokok menonjol, mereka harus menampilkan sikap dan prilaku yang lebih baik,”Ujarnya Jumasih.

“Untuk Narapidana Yang masuk dalam katagori Non PP99 (Narkotika) dengan jumlah 36 orang. Mereka ini masa pidanya ini rata rata selama 5 tahun lebih”.lanjutnya.

Ia juga menyampaiakn, untuk Jumlah Warga binaan saat ini di Rutan Praya baik narpidana, maupun tahanan sebanyak 270 orang, dan ia menerangkan bahwa untuk kapasitas di Rutan Praya sudah sangat Over Kapasitas.”kalau seperti yang dikatakan pak menteri tadi ( Menteri┬áHukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly, rednya) untuk rutan seluruh Indonesia sebanyak 130. Jadi kita sudah sangat over jumlahnya. Tapi Alhamdulillah kita masih kondusif sih”,bebernya.

Disisi lain, ia juga menyampaikan bahwa, dengan over Kapasitasnya Jumlah Narapidana di Rutan Praya saat ini. Tentu Pihaknya berharap adanya penambahan blok untuk Rutan, dan sudah ia usulkan.”untuk penambahan blok sudah kita usulkan kepada pemerintah Daerah, tapi sejauh ini mungkin ada lapas rutan yang sebagai prioritas sehingga kita belum mendapatkan sampai saat ini,”Pungkasnya.

Kemudian disampaikan, untuk Kujungan di Rutan Praya, masih belum ada izin dari pemerintah pusat, sejak adanya pandemi Covid-19 ini. Tapi, pihak Rutan Praya sudah menyediakan layanan untuk Videocall, baik itu dari inisiatif keluarga yang dari luar maupun inisiatif dari teman teman yang ditahan.

Iapun berpesan kepada masyarakat, supaya tidak menjadi pelanggar hukum, walaupun ada keluarga kita yang sudah melanggar hukam. Tentu, jangan dilihat dari satu sisi saja.”Seperti apa yang disampaikan salah satu Pimpinan Daerah tadi di Rapat Virtual yang mengatakan jangan sampai masalalumu, menetukan masa depanmu. Artinya, jangan melihat masa lalunya saja, tapi lihat apa yang sudah diperbuatkan mereka setelah berada didalam”,Tutupnya.(E011)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here