Akses Jalan Menuju TWA Gunung Tunak Segera Diperbaiki.

Akses Jalan Menuju TWA Gunung Tunak Segera Diperbaiki.
Lalu Firman Wijaya (Plt Kepala Dinas PUPR Loteng) saat ditemui wartawan. Rabo (18/8/21) kemarin.

Ampenanpost. Segera di perbaiki. Akses jalan yang menuju ke Taman Wisata Alam (TWA) gunung tunak, mengalami rusak parah. Diketahui, kerusakan akses jalan ke TWA Gunung Tunak itu sejak beberapa bulan yang lalu. Namun, ada beberapa kendala dari pemerintah sehingga belum bisa teratasi.

Menanggapi hal itu. PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)Loteng, Lalu Firman Wijaya menjelaskan, dengan adanya kerusakan itu, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya prepentif, untuk menanggulangi permasalahan akses jalan tersebut.”jalan itu kalok tidak salah dari 6 bulan yang lalu, tapi kita sudah melakukan beberapa upaya penanganan. Termasuk bantuan alat, dan itu sudah kita penuhi, jadi kita sudah membantu merapikan bekas longsoran, dan membuka jalan akses sementara”,Ucap Lalu Firman. Rabo (18/8/21) kemarin.

Disampaing itu, Firman mengakui bahwa, Memang kalau dilihat posisi atau letak jalan tersebut, adalah sandangan air laut, tentu itu butuh treatment khusus untuk menjaga jalan tersebut, supaya tidak tergerus oleh air atau ombak, dan pihaknya tidak keberatan untuk mengeluarkan anggaran besar, yang terpenting jalan tersebut bisa aman dilalui.”itu butuh kajian yang mendalam, tidak apa apa kita mengeluarkan biaya banyak, yang terpenting jalan itu aman dari gerusan ombak”,Tutur Firman.

Namun, karena lokasi itu berada diwilayah tugas pengelola TWA Gunung Tunak. Lanjut Firman, Maka pihak pengelola yang akan melakukan pengkajian lebih mendalam untuk mengatasi masalah jalan tersebut.

Sementara tempat berbeda, Rata Wijaya selaku Pengelola TWA Gunung Tunak menyampaikan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak-pihak lintas sektoral yang terkait. Baik itu dari Dinas Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi, yang punya jalan tersebut, dan Pihak PUPR Kabupaten sebagai kepemilikan wilayah, dan dinas Pertambangan dan energi.”sedangkan kami di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sebagai pengelola, sudah melakukan upaya penanggulangan jangka pendek, jadi untuk bagaimana cara bisa dilalui sementara”,ungkap Rata.

Kemudian Lanjut Rata, dari dinas pertambangan sudah melakukan pengujian pemetaan geolistik untuk mengetahui struktur komposisi tanah serta dalamnya.”untuk mengindari kejadian yang sama, dan itu yang belum kita ketahui hasilnya, tapi itu sudah keluar bulan kemarin”,katanya.

Sedangkan, untuk Pihak Dinas PUPR Kabupaten( Loteng), saat ini sudah membuat jalur alternatif, dan Pemprov melakukan perancnagan tentang masterplaynya. Setelah beberapa kali rapat, dengan pihak-pihak tersebut, ternyata dana-dana yang sudah dipersiapkan mengalami recofusing beberapa kali.” Jadi yang bisa dilakukakn kali ini yakni membuat jalan altarnatif sementara, sepanjng 150 meter, dan lebar 6 meter. Dengan jangka waktu sebelum musim hujan mendatang”,Tutupnya.(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here