Berdayakan Pemuda, Karang Taruna Desa Penujak Buka Pelatihan Pengelolaan Jamur Tiram.

Berdayakan Pemuda, Karang Taruna Desa Penujak Buka Pelatihan Pengelolaan Jamur Tiram.
Karang Taruna Desa Penujak, Beserta Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Mataram, Seusai Meresmikan Acara Pelatihan Pengelolaan Jamur Tiram di halaman Kantir Desa Penujak. Sabtu(3/7/21).

Ampenanpost. Karang Taruna Desa Penujak buka Pelatihan pengelolaan jamur tiram, program tersebut diadakan atas dasar meningkatkan kegiatan dan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pemuda yang ada di setiap dusun di Desa penujak, Praya Barat, Lombok Tengah. Sabtu(3/7/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Penujak, Dari 19 Dusun yang ada di Desa penujak, menyerahkan masing masing utusan sebagai perwakilannya.

Dalam sambutan Ahmad mujitahid ketua pelaksana menerangkan setelah pelatihan ini selesai maka akan di buatkan menjadi 4 (empat) kelompok, masing masing kelompok terdiri dari 5 orang.”untuk mengelola jamur tiram yang sudah ada di sediakan oleh pengurus karang taruna fajar menyingsing desa penujak”,Ungkapnya.

Waktu yang sama, Ketua karang taruna fajar menyingsing Lalu Gusman menyampaiakan dalam sambutannya kegiatan taruna tani salah satu program awalnya.”yakni membudidaya jamur. Dan ini adalah kegiatan awal dari taruna tani dengan harapan supaya bisa berkembang, dan bermanfaat”,Lanjut Gusman.

Gusman juga berharap setelah selsainya masa jabatan ini, pihaknya telah banyak melakukan terobosan terobosan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Sosial, maupun ekonomi. Oleh karenanya, ia berharap untuk pengurus Katarng Taruna kedepannya untuk melanjukan programtersebut.”semua program yang sudah ada supaya di lanjutkan dan di tambahkan oleh pengurus mendatang”,Cetusnya.

Selain itu, Lalu Suharto kepala Desa Penujak Dalam sambutanya ia menyampaikan memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Fajar Menyingsing (KTFM) dalam melaksanakan pelatihan ini dan membentuk taruna tani. Pasalnya program ini menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemuda desa. Dengan harapan setelah kegiatan ini ada tindak lanjut supaya ada hasil dari kegiatan tersebut.”karena banyak dari kegiatan yang hanya berjalan cuma sbentar”,Sbutnya.

Kades juga menyebutkan Apalagi Desa penujak sebagai desa wisata maka hal ini bisa jadi bahan untuk menjamu wisatawan ketika berkunjung dan mencari kuliner.”Di karenakan jamur ini bisa di buat menjadi keripik dan lain lain”,pungkasnya.

“Bisa jadi nanti setelah pembentukan taruna tani ini kita akan buatkan SK untuk pengurusnya”,Tutupnya.AP(E011).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here