LSM LIDIK Mendesak Kejari Loteng Untuk Segera Menuntaskan Kasus Korupsi di….

LSM LIDIK Akan Mendesak Kejari Loteng Untuk Segera Menuntaskan Kasus Korupsi di
Muhammad Patih Alkas( Bung Alkas)Bendahara Umum LSM LIDIK NTB.

Ampenanpost. Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Investigasi dan Informasi Kemasyarakatan Nusa Yenggara Narat ( LSM LIDIK NTB) menyoroti lambannya Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok tengah menyelidiki dugaan indikasi korupsi dana desa bonder,desa sepakek, kateng dan bank BPR Lombok tengah.

Muhammad Patih Alkas Bendahara Umum LSM LIDIK menyampaikan Masalah dugaan indikasi korupsi oleh mantan Kepala Desa Bonder,Kepala Desa Kateng, Mantan Kepala Desa Sepakek, dan kasus Bank BPR .” ini kan sudah lama, sejak 2020 lalu, tapi sampai hari ini tidak ada kemajuan dalam penyelidikan. Harusnya Kejari sudah menemukan tersangka,” terang Bung Alkas, kepada Ampenanpost kamis(10/6).

Namun sampai hari ini, tak kunjung ada titik terang dalam pengungkapan kasus tersebut.“Sampai hari ini belum ada proses dan tindak lanjut yang serius terhadap para oknum yang diduga melanggar Undang Undang Tindak Pidana Korupsi,”ungkap Bung Alkas

Menurut Bung Alkas, dari seluruh laporan dugaan indikasi korupsi yang dilaporkan ke Kejari Lombok tengah sampai saat ini belum ada yang ditindaklanjuti dengan serius oleh pihak Kejari Lombok tengah.”padahal dari semua laporan-laporan LSM LIDIK NTB sudah dilengkapi dengan dokumentasi investigasi dilapangan”,lanjut Alkas.

Dia (Alkas) juga menambahkan, seharusnya pihak Kejaksaan Negeri lombok tengah harus obyektif mengumpulkan data dan keterangan terhadap dugaan Tindak Pidana Korupsi yang dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat.” masak puluhan laporan LSM yang sudah berbulan-bulan tidak ada yang ditindaklanjuti dengan serius”,Sesal Bung Alkas.

“rasanya ini sangat janggal dan rasanya sangat wajar jika masyarakat sampai berasumsi negatif terhadap Kejari Lombok tengah .”imbuhnya.”

Kemudian pihaknya akan mendesak Kejaksaan Negeri lombok tengah untuk tidak main-main dalam penanganan kasus korupsi, serta tidak memberi ruang kepada para koruptor sebagai bentuk komitmen dalam memerangi tindak pidana korupsi di Negara ini.“Dengan maraknya kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Lombok tengah, masyarakat bisa menilai bahwa upaya pencegahan oleh aparat penegakan hukum terhadap terjadinya tindak pidana korupsi dari setiap sektor pembangunan masih sangat lemah,” Tegas Alkas

Pria berkumis itu juga menegaskan akan mengawal dan mengikuti perkembangan penanganan kasus ini sampai benar-benar tuntas.”Kami pastikan akan mengawal kasus ini sampai benar benar tuntas, sebagai wujud komitmen kami dilembaga,” tegas Bung Alkas bendahara Lidik NTB itu.AP(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here