Konflik Antara LSM LIDIK NTB, LSM JATI NTB dengan Laskar NTB Berdamai Secara Kekeluargaan.

Ampenanpost. Pada hari senin tanggal 7, juni, 2021, bertempat di Ruangan Bupati Lombok Tengah, sehubungan dengan telah terjadinya kesalah fahaman antara LSM LIDIK NTB, dan LSM JATI NTB, dengan LSM Laskar NTB, di tempat itu (Lantai 5 Kantor Bupati) mereka bersepakat untuk berdamai secara kekeluargaan.

Agenda tersebut difasilitasi oleh Bupati Lombok Tengah, didalam surat perjanjian damai itu bersepakat untuk berdamai. Adapun isi surat perjanjian tersebut, antara lain sebagai berikut:

1. Para Pihak dengan ini sepakat untuk menyelesaikan kesalah fahaman tersebut secara damai dan kekeluargaan.

2. Pihak pertama dalam hal ini LSM LIDIK NTB dan LSM JATI NTB, menyatakan telah memaafkan dan tidak ada lagi menaruh rasa dendam dikemudian hari, baik secara pribadi maupun kelompok kepada pihak kedua (LSM Laskar NTB) dengan syarat tidak lagi mengulangi perbuatan atau tindakan yang menyinggung perasaan LSM/ormas.

3. Pihak kedua juga menyatakan telah memaafkan dengan ihklas tanpa syarat dan berjanji tidak akan mengulangi segala perkataan, perbuatan, maupun tindakan yang sama sehingga terjadi kesalah fahaman antara kelompok maupun ormas

4. Apabila salah Pihak Pertama dan Pihak Kedua melanggar pernyataan perdamaian ini atau mengulangi perbuatannya, maka akan diselsaikan sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.

5. Dengan adanya surat pernyataan perdamaian ini, maka semua yang berkaitan dengan masalah antara kedua belah pihak dianggap telah selsai dan tidak ada lagi tuntutan dalam bentuk apapun.

6. Kami pihak pertama dan pihak kedua berjanji dan sepakat mengakhiri kesalah fahaman dan perselisihan kami serta saling memaafkan dengan menaati surat pernyataan perdamaian sebagaimana yang disebut dalam point (1) satu sampai dengan point (5) lima.

Demikian isi surat pernyataan perdamaian tersebut, dan ditanda tangani oleh, pihak pertama (ketua LSM LIDIK NTB, dan ketua LSM JATI NTB), dan pihak kedua yakni Sekjend LSM LASKAR NTB, kemudian sebagai saksi yakni Bupati Lombok Tengah, dan kapolres Lombok Tengah yang mana diwakili oleh kanit Intelkam, kemudian juga Dandim 1620/Loteng diwakili oleh Pasi Intelnya.

20210607 200330
Surat perjanjian damai.

 Kemudian untuk Aksi yang akan dilakukan di depan kantor kejaksaan tinggi Negri praya itu dalam forum tersebut dinyatakan gagal, atau tidak akan dilanjutkan.AP(E011)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here