Kondisi Desa Mantang Dinilai “SAKIT” Para Tokohnya “Breaksi”

Kondisi Desa Mantang Dinilai
Sejumlah Tokoh Desa Mantang, Saat Berdiskusi Dikantor Desa.Rabo,9/6/21.

Ampenanpost. Sekitar 30 orang masyarakat Desa Mantang, Kecamatan Batukeliang, mendatangi Kantor Desa, dalam rangka berdiskusi guna mencari solusi terbaik dalam pembenahan permasalahan yang ada didesa mantang perhari ini.Rabo,9,Juni,2021.

Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat (sesepuh) Desa Mantang, yang terdiri dari beberapa mantan kadus di desa mantang.

Dalam beberapa penyampaian masyarakat yang paling sering kali diucapkan yakni meminta kepala desa untuk menjalankan visi dan misi saat kempaye dulu. Yakni Mewujudkan Desa Mantang Yang Cerdas, namun sayangnya sampai hari ini tak kunjung terrealisasi.

Kemudian aparatur desa dinilai berkerja tidak sesuai pungsi dan tugasnya, bukan hanya itu, yang membuat kekecewaan masyarakat saat ini yakni tidak ada Sinergifitas antara lembaga, terlebih Ketua BPD Desa mantang Mengakui bahwa dirinya bukan DPR yang harus mengkeritisi Kepala Desa. Namun disisi lain BPD pungsinya yakni melakukan pengawasan terhadap kinerja dari kepala desa.

Salah satu tokoh perempuan yang hadir dalam Diskusi tersebut Bq Sri Arya Ninggrum menjelaskan bahwa diskusi tersebut semata mata untuk membuka pintu atau ruang komunikasi antar pemdes dan masyarakat desa mantang yang sudah lama tersumbat akibat ekslusifnya oknum oknum yang ada di pemerintahan desa mantang ini.”Sehingga nantinya Demokrasi yang ada di desa mantang kedepanya semakin baik. kepentingn politik oknum yang ada di sistem itu sah sah saja,tetapi tidak boleh mngganggu kepentingan pelayanan maupun informasi publik terhadap urusan Desa mantang itu sndiri”,Jelasnya.

Diwaktu yang sama Hendra dalam paparannya mempertanyakan kemana janji kampenye kepala desa untuk menjadikan desa yang cerdas, namun menurutnya bagaimana masyarakat bisa cerdas, bila yang dilakukan oleh pemerintah desa hanya loncatan kecil saja.”bagaimana kita bisa menjadi Smart Village, ketika melihat desa kita seperti ini, saya kecewa hari ini bahwa kita tidak akan melakukan upaya resume sedikitpun”,Ucapnya.

Farman S,Ag. Meminta teransfaransi anggaran dan meminta supaya semua aparatur desa untuk turun Kemasyrakat, menurutnya hal itu penting dilakukan untuk memajukan pemahaman masyarakat desa, pasalnya untuk mendengar masyarakat mestinya aparatur desa harus turun.”Datangnya kepala desa atau aparatur desa Kemasyarakat itu adalah satu kunci memajukan desa kita ini”,Ungkapnya.

Haji Fauzan Azima menyampaikan seperti tema pertemuan hari itu, yakni mencari solusi terbaik untuk Pemerintahan desa, menurutnya dalam pemerintaahn desa saat ini, sedang tidak baik baik saja, sudah terlalu lama belum ada kejelasan apa yang dilakukan kepala desa, dan apa bentuk pembenahannya yang dilakukan.”kondisi desa hari ini, sedang ada masalah, saya lihat sudah tiga tahun belum ada perubahan, jadi jangan jangan aparat desa ini sudah tidak mampu mengelola desa, kemudian saya minta mari kita lakukan pembenahan mulai saat ini juga”,Paparnya

Saat yang sama, kepala desa Mantang Lalu Oktavian Miraja menyebutkan sangat mengapresiasi langkah yang diambil masyarakat, terlebih lebih yang hadir pada waktu itu adalah para tokoh yang benar benar sudah tidak dipertanyakan kemampuannya, dan itu sangat luar biasa baginya.”kedepannya seperti kesepakatan tadi, kita akan lakukan diskusi 3 kali dalam sebulan, dan saya berharap mudah-mudahan ada inovasi inovasi yang terbentuk dalam diskusi itu nantinya”,pungkasnyaAP(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here