Karena Hujan, Semangka di Desa Kateng Terancam Gagal Panen.

Karena Hujan, Semangka di Desa Kateng Terancam Gagal Panen.
Petani Semangka di Desa Kateng, kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

Ampenanpost. Ratusan hektare luas lahan petani semangka, melon, dan tembakau, terancam gagal panen di Desa Kateng, Praya Barat, Lombok Tengah.

Hujan yang melanda pulau lombok pada haru Rabo. (23/6/21) kemarin, membuat para petani ketar ketir, namun ada pula yang gigit jari, khususnya para petani semangka, dan tembakau.

H. L Muh Nasir Salah satu petani semangka yang dapat ditemui oleh Ampenanpost mengatakan untung hujan diwilayah Desa Kateng tidak terlalu deras, sehingga sebagian tanamannya aman, dan bisa diselamatkan.”Untung hujannya masih kecil, ndak terlalu deras, jadi saya bisa menyelamatkan”,Ungkapnya kamiis.(24/6/21)

Kemudian Haji Nasir Juga menyampaikan bahwa di Desa Kateng, para petaninya memang menanam agak berpariatif, ada yang tanam semangka, melon golden, melon biasa, bawang merah, dan juga tembakau. Namun dalam hal ini, mayoritas petani Desa Kateng menanam semangka, bila hujan yang intesitasnya besar, bisa menyebabkan gagal panen.”Banyak yang tanam tembakau, bawang, melon, tapi paling banyak semangka, dan rata rata semangka ini tinggal menghitung hari untuk dipanen. Tapi kalok hujan lagi bisa-bisa gagal panen kita”. Lanjutnya.

Saat yang beda. Kepala Desa Kateng Lalu Syarifuddin saat diminta Konfirmasinya via whatsapp membenarkan bahwa adanya para petani semangka terancam gagal panen, namun disisi lain, ada pula petani yang di untungkan, yakni petani Bawang merah. Sebagaimana menurutnya persiapan menanam bawang merah yang membutuhkan air yang cukup.”Nggih memang akibat hujan beberapa hari terakhir ini mengakibatkan para petani semangka, melon, dan tembakau terancam gagal panen akibat terendam oleh air hujan yang kemarin”,Imbuhnya.

“Namun disisi lain, petani bawang merah justru diuntungkan, karena baru persiapan tanam yang notabenenya membutuhkan air yang banyak”,Pungkasnya.AP(E011).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here