BMKG: Hujan di Wilayah NTB Diperkirakan Akan Usai Awal Bulan Juli

Hujan di Wilayah NTB Diperkirakan Akan Selsai Awal Bulan
Faktor Pengendalian Iklim dan Cuaca di Indonesia. Sumber BMKG Sta.Met ZAM. Lombok

Ampenanpost. kondisiĀ cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), masih bisa dikatakan sedang tidak setabil, perubahan suhu yang mengakibatkan cuaca ekstrim juga bisa terjadi kapan saja. Terutama di daerah Lombok Tengah.

.Hujan yang terjadi sejah satu minggu yang lalu, menyebabkan banyaknya petani merugi, lantas bagaimana kondisi cuaca hari ini?. Demikian penyampaian dari BMKG Sta.Met ZAM

Melalui I Putu Sumiana, Koordinator observasi dan informasi Sta.Met BIZAM saat ditemui mengungkapkan Sebenarnya kita sudah memasuki musim kemarau, dari cuaca maupun suhunya sudah masuk musim kemarau, namun berbeda.”Terkadang orang menganggap musim kemarau itu akan panas aja, yah. Tentu salah”,Ungkapnya kepada Ampenanpost. Selasa (29/6/21).

Namun dia (Putu) juga menjelaskan bahwa biasanya kalau musim kemarau itu yang panas di wilayah pesisir pantai, menurutnya itu disebabkan karena suhu musim kemarau dari pada musim hujan suhunya lebih rendah.”suhu permukaan lautnya juga berkurang, kalau kita lihat dari tren suhu musim kemarau itu lebih dingin juga”,Lanjutnya

Koordinator observasi dan informasi Sta.Met ZAM itu juga menegaskan kondisi hari ini ada dua pola tekenan rendah yang berada di selatan pulau sumatera sama di daerah kalimantan.”jadi bahasa teknisnya angin menuju ke arah sana, angin masih dari arah timuran, jadi normal itu”,Cetusnya.

Kemudian terkait dengan hujan yang melanda beberapa pulau di Indonesia, dan Khususnya pulau lombok, itu dikarenakan ada sedikit NGO (perlambatan pembelokan angin), kemudian menurutnya hujan akan tetap terjadi sampai awal bulan juli mendatang.”walau hanya akan terjadi pada sore hari saja, dan kemungkinan itu akan sampai tanggal 1 (satu) bulan juli akan mulai normal kemabali”, Pungkasnya.AP(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here