PBI Loteng Angkat Bicara Terkait Kebijakan Penutupan Tempat Wisata

PBI Loteng Angkat Bicara

Ampenanpost. Kritik berdatangan dari berbagai pihak, tentunya salah satunya Ketua Perserikatan Bumdes Indonesia (PBI Loteng), Mengungkapkan kekecewaannya.

“Saya pribadi sebagai ketua PBI LOTENG sangat kecewa dengan kebijakn kapolres yang menyekat warga berlibur ke daerah wisata,terutama dipantai pantai selatan,karena ada beberapa Bumdes mengelola wisata juga,”Ungkap Mawardi.15/5/2021

Mawardi menyatakan Yang sebelumnya mereka berharap ada masukan tambahan dalam kesempatan ini, dengan datangya tamu-tamu Lokal,”untuk menambah kemajuan Desa itu tersendri,tentuntu dengan memperhatikan prokes,”terangnya

Pria yang kerap di sapa Roby itu juga membeberkan beberapa desa yang memanfaatkan BUMDES sebagai unit usahanya,”contohnya yang ada kecamatan pujut didesa mertak ada beberapa pantai dikelola oleh BUMDESnya, dan dipantai mawun dikelola oleh bumdes Desa Tumpak,”Sebut Roby

Dia (Mawardi) sebelumnya berharap dihari libur seminggu ini, bisa membangkitkan perekonomian desa wisata dilombok tengah, paling tidak sampai lebaran ketupat tentunya.”jika memang kami dibolehkn membuka, maka kami siap menjamin betul-betul memperhatikn prokes sebgaimna yang berlaku saat ini,”terangnya

“Namun degan adanya pemblokiran tadi pagi yang dilakukn oleh polres loteng dan polsek kuta, maka, semua mati total, dan harapan kami sirna, akan tetapi kami berharap kepada pemangku kebijakan untuk memberikan izin membuka tempat wisata, dengan jaminan taat prokes yang ketat,”pungkasnya.

Sedangkan Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho,SIK, di beberapa media mengatakan akan tetap menindak tegas siapapun yang coba-coba tidak taat aturan,”Pada masa pandemi Covid-19 ini, kami berharap masyarakat tetap di rumah meskipun libur, untuk memutus penyebaran virus Covid-19 terutama di Kabupaten Lombok Tengah, dan tidak segan segan kami akan memutar balikkan pengendara tersebut,”Terangnya.(E011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here