20210427 003031

Resmi. Samsul Qomar Menahkodai Koni Loteng

praya Ampenanpost.com. Setelah hampir sebulan di meja KONI Provinsi NTB, akhirnya hari ini hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Loteng disahkan dan diserahkan hasil pengesahannya.

Bertempat di Sekretariat KONI Provinsi, Hadi Muhlis selaku Sekretaris KONI NTB secara resmi menyerahkan surat pengesahan kepada Ketua KONI Loteng terpilih M Samsul Qomar didampingi Ketua dan Sekretaris Panitia Musorkab M Humaidi dan Lalu Kariadi,
Hadi Muhlis berpesan, setelah KONI menerima pengesahan ini hendaknya langsung action berprogram dengan merangkul semua Cabang Olahraga (Cabor) yang ada di bawah KONI.

Resmi. Samsul Qomar Menahkodai Koni Loteng

“Tolong semua dirangkul dan dibantu, termasuk soal Cabor yang akan habis masa jabatannya,” ujar Politisi PAN NTB ini.

Selama ini kata Hadi, ada Cabor yang kurang memahami isi AD/ ART KONI. Mereka itu hendaknya diberikan pemahaman bahwa setiap Muscab Cabor itu, harus mendapatkan SK pengukuhan dari KONI dan Pengda juga harus melalui Rekomendasi KONI kabupaten/kota.“Ini yang harus dibenahi dan di kabarkan ke Cabor yang ada,” pintanya.

Resmi. Samsul Qomar Menahkodai Koni Loteng

Selanjutnya, terkait penyelenggaraan PON XX Papua, KONI Provinsi menyiapkan slot untuk kabupaten/kota yang ingin ikut sebagai oficial nanti. Malahan pihaknya akan memfasilitasi ID Card untuk Ketua KONI kabupaten, Bupati dan Ketua DPRD.“Kita siapkan ID Card saja, kalau di luar itu tanggungjawab kabupaten/kota sendiri,” katanya.

Sementara itu Ketua KONI Loteng, M. Samsul Qomar mengatakan,  bahwa amanah ini adalah amanah yang berat. Karena di pundak pengurus KONI nama harum daerah ini akan dipikul.“Ini berat dan kita harus bersama-sama bahu-membahu,” ujar Wakil Sekretaris PD NWDI Loteng ini.

Resmi. Samsul Qomar Menahkodai Koni Loteng

Untuk jangka pendek, pihaknya akan menyiapkan hal-hal penting untuk 9 atlet yang akan mewakili Loteng yang saat ini sedang di gembleng di Pelatda NTB.
Hal yang paling krusial adalah sekretariat KONI Loteng, saat ini hanya memiliki 2 ruang saja. Sementara ada 17 bidang di kepengurusan KONI sesuai AD/ ART yang ada.“Kita butuh sekretariat yang lebih besar dan bisa digunakan untuk kerja-kerja KONI. Sekarang Porprov 2 tahun sekali, kalau dulu 4 tahun sekali,” urai Mantan Ketua Cabor Panjat Tebing ini.

QOMAR, Segera Disahkan Sebagai Ketua KONI Loteng

Selanjutnya soal anggaran, KONI berharap tidak ada refocusing seperti Pokir dan program insfrastruktur lainnya. Karena soal olahraga ini sama pentingnya dengan program lainnya.“kita membutuhkan Rp. 1,7 Miliar untuk program jangka pendek dan menengah ini. Itu belum masuk Porprov yang rencananya akan di selenggarakan pada Februari 2022 mendatang,” jelasnya.(E011)

 

Mungkin Menarik :

Aktifitas Kegempaan Wilayah NTB Periode 9-16 Oktober 2020

Dicky

Warga Mandalika Kecewa, Alat Berat Pengangkut Sampah Tidak Datang

Dayat

Pelantikan Enam Kepala Daerah, Kapolda NTB Titip Pesan untuk Mereka

Dicky

Kapolresta Hadiri Apel Siaga Pengamanan Pilkada Kota Mataram Tahun 2020

Dayat

Ambruk, Logis Sebut Dispar Lobar Tak Becus Tangani Proyek

Toos

Kampung Sehat Dua, Desa Kateng belum siap.

Edi Suryansyah