Jukir Pasar Mandalika Ditangkap Polisi Curi HP di Dashboard Motor
Polsek Cakranegara

Jukir Pasar Mandalika Ditangkap Polisi Curi HP di Dashboard Motor

AmpenanPost. Juru parkir (jukir) pasar Mandalika Ditangkap Polsek Cakranegara mencuri Handphone (Hp) di dashboard sepeda motor. Tindak pidana pencurian tak jarang terjadi akibat kelengahan masyarakat karena akan mengundang niat pelaku kejahatan berbuat tindak pidana, seperti kejadian tersebut diatas pada bulan Maret lalu.

Pada saat korban yang saat itu akan berbelanja di Pasar Mandalika, memarkir sepeda motor miliknya di area parkir Pasar Mandalika.

Akan tetapi korban lupa membawa handphone miliknya yang tertinggal di dashboard motor.

Kemudian korban baru mengingat barangnya tertinggal setelah lima menit berada di pasar.

Saat kembali ke parkiran, Handphone miliknya sudah tidak ada dan dicuri, korban pun langsung melapor ke Polsek Cakranegara.

Berdasarkan laporan tersebut, , petugas bergerak melakukan olah TKP.

Sejumlah saksi juga diperiksa disekitar TKP, ciri-ciri pelaku sudah dikantongi.

Berdasarkan bukti keterangan saksi dan olah TKP, Tim Opsnal Polsek Cakranegara menangkap pemuda berinisial SP (26 tahun) , warga Lendang Lekong, Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.

Dari hasil penyelidikan terungkap, SP adalah juru parkir (jukir) di Pasar Mandalika.

‘’ Juru parkir di sana dia pelakunya, Handphone korban tertinggal itu yang diambil, mestinya dia tunggu pemiliknya untuk dikembalikan,’’ ungkap Kapolsek Cakranegara, Kompol Zaky Maghfur,SIK di Mataram, Kamis (02/04/2021).

Dalam penangkapan pelaku tidak menyulitkan petugas, SP di tangkap disekitar Terminal Mandalika.

‘’ Pelaku tidak menyangkal dan mengakui perbuatannya, disekitar sana juga kita tangkap,’’ tuturnya.

Proses penyidikan Kepolisian juga mengungkap, tak lama setelah handphone korban dikuasai pelaku. SP lalu mengajak rekannya berinisial AR (30 tahun) warga Gerung Burun Barat, Kecamatan Mandalika, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram untuk menggadaikan Handphone yang dikuasainya, Handphone digadaikan Rp 285 ribu.

‘’ Setelah digadai, SP mendapat bagian Rp 200 ribu, sedangkan AR diberi Rp 85 ribu. Katanya itu untuk membeli ayam dan kebutuhan sehari-harinya,’’ katanya.

Terlibat dan menikmati hasil barang curian. AR juga ikut diamankan dan ditahan petugas serta dijerat melanggar pasal 480 ke-1 KUHP tentang penadahan barang curian dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Sedangkan SP dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.

‘’ Tersangka dan barang buktinya sudah kita limpahkan ke kajaksaan dua hari yang lalu,’’ tegas Zaky.

SP mengakui perbuatannya di depan petugas, tapi dirinya mengaku sudah menunggu korban cukup lama untuk mengembalikan Handphone yang tertinggal, namun korban tak kunjung kembali.

‘’ Saya sudah menunggu sampai setengah jam untuk mengembalikan handphone itu, Ndak balik juga dia,’’ katanya.

Mungkin Menarik :

Tim Opsnal Satnarkoba Polres Bima Kota Bekuk 4 Orang Pemilik Sabu

Dicky

Polresta Mataram Ungkap Prostitusi Online Bayaran Dolar Amerika

Dayat

Sat Polairud Polres Sumbawa Amankan Terduga Pelaku Illegal Fishing

Dayat

Logis Siapkan Data Tambahan Kasus Tangki Septik, Sebut Ada Uang 4 Miliar yang ‘’Menguap’’

Toos

Polresta Mataram Bongkar Penipuan Berkedok Investasi Emak Caca

Dicky

Polsek Kediri Tangkap DPO Pelaku Jambret, Korbannya Dokter Perempuan

Dayat