Gedung pasar renteng yang baru
Gedung pasar renteng yang baru. Jum'at,9,4,2021. Ampenanpost.com

Gedung megah pasar renteng belum bisa ditempati. Pedagang”kami sudah tidak sabar”.

Gedung pasar renteng yang baru
Gedung pasar renteng yang baru. Jum’at,9,4,2021. Ampenanpost.com

Ampenanpost.com. Gedung megah pasar renteng belum bisa ditempati. Pedagang”kami sudah tidak sabar”.

Sejak hari Rabo,10,Februari,2021 yang lalu. Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB ) neresmikan pasar renteng, kelurahan Renteng, kecamatan praya, kabupaten lombok tengah.

Jukir Pasar Mandalika Ditangkap Polisi Curi HP di Dashboard Motor

Namun sampai sekarang para pedagang masih belum bisa menikmati gedung mewah tersebut, Pasar Renteng bisa menampung 1748 pedagang yang menjadikannya salah satu pasar tradisional terbesar di Lombok Tengah.

Padahal saat peresmian pasar renteng mantan bupati dua priode lombok tengah Suhaili FT mengatakan Ia berharap kepada masyarakat agar segera memanfaatkan Pasar Renteng dengan sebaik mungkin. Dengan harapan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, terlebih di tengah pandemi covid-19 saat ini.

Lombok tengah Juara umum STQ XXVI tingkat provinsi NTB.

Namun apalah daya, sampai saat ini para pedagang belum jua bisa menduduki bangunan kokoh dan luas itu, salah satu pedagang baju “Amir” menceritakan sampai saat ini belum mendapatkan informasi kapan mereka (pedagang) dipindahkan, akan tetetapi menurut isu yang beredar gedung pasar renteng akan mulai beroprasi setelah bulan puasa.”kalok menurut isu yang berkembang akan mulai dipindahkan (pedagang) setelah puasa, tapi minggu, bulan, tanggalnya belum jelas”.imbuh amir

Keadaan pasar renteng yang di tempati saat ini penuh dengan lumpur dan sampah, hal itu membuat para pedagang tidak sabar untuk segera pindah ke gedung pasar yang baru, diketahui bahwa para pedagang nantinya akan membayar sewa sebesar untuk ruangan ukuran 3×4 sebanyak sembilan ratus ribu, dan ukuran yang dengan harga yang lebih kecil.”kalok ukuran paling besar 3×4 kita sewa RP,900.000 tapi bisa saja naik dan bisa saja turun, karena harganya belum final”,lanjut pedagang baju itu

STAMET ZAM dan DPR RI,lakukan pelatihan Lapang Cuaca Nelayan di Teluk Awang.

Pak jumawan pedagang sepatu mengatakan”sepertinya sudah tidak sabar mas, soalnya di tempat saya ini paling becek kalok hujan, belum lagi bau busuk yang sangat tidak enak”. Dan harapan pak jumawan, semoga setelah puasa nanti gedung pasar renteng yang baru ini, benar sudah bisa di gunakan.(E011)

 

Mungkin Menarik :

Kapolresta Mataram Minta Massa Aksi Jaga Kondusifitas

Dicky

Wali Kota Mataram, Silaturahmi dengan Jama’ah Masjid Raudatul Muttaqin

Redaksi

Seorang Nelayan Hilang Saat Melaut di Pantai Gerupuk Lombok Tengah

Dayat

Kasus IRT di Lombok Tengah, Polri Tidak Pernah Lakukan Penahanan

Dayat

MoU KIP dan AMSI Peran Media Siber Mendorong Keterbukaan Informasi Publik

Dayat

Kapolres Loteng temui Massa Aksi Menggunakan Pakaian Adat Sasak

Dayat