Seorang Buruh Harian di Dasan Agung Ditangkap Jualan Sabu

Lingkungan Gapuk Tengah, Kelurahan Dasan Agung
.

AmpenanPost. Terkini, seorang pria sebagai buruh harian berinisial SH (25 tahun) asal Lingkungan Gapuk Tengah, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, ditangkap Sat Resnarkoba Polresta Mataram. SH ditangkap karena diduga sebagai pengedar dan pengguna Narkotika jenis sabu.

Polresta Mataram terus menabuh genderang perang dengan pengguna dan pengedar Narkotika di Wilayah hukumnya, pengungkapan dan penangkapan pelaku peredaran gelap Narkotika semakin bertambah.

‘’ SH ini diduga pengedar sabu asal Dasan Agung. Sudah kita amankan untuk diproses lebih lanjut,’’ ungkap Kasat Res Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, Sabtu (28/02/2021).

Dalam penangkapan SH berawal dari informasi masyarakat yang didapatkan di sosial media, pelaku disebut kerap bertransaksi Narkotika di Dasan Agung.

Kemudian penyelidikan dilakukan untuk akurasi informasi itu, lalu di hari Rabu (24/02/2021) sekitar pukul 20.45 Wita diputuskan untuk turun langsung ke rumah salah satu rekan SH di Dasan Agung.

‘’ Kami mengamankan dua orang di rumah itum salah satunya SH, Lingkungan Gapuk Tengah, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram,’’ bebernya.

Setelah melakukan pengledahan badan, petugas menemukan 1 poket kristal bening yang diduga sabu dengan berat 0,36 gram, uang tunai Rp 1.090.000.- yang diduga hasil penjualan sabu dan berikutnya adalah dua unit handphone milik pelaku.

‘’ Cukup lengkap barang bukti yang kita dapatkan, pelaku kita interogasi lebih lanjut di Mapolresta Mataram,’’ katanya.

Dari hasil introgasi terhadap SH, ebelum ditangkap, SH mengaku baru menjual sabu seharga Rp 1 juta.

‘’ Ini barang bukti sabunya itu sisanya saja yang sudah dijual, dia sudah dua tahun menjual,’’ tuturnya.

Pekerjaan keseharian SH, berprofesi sebagai buruh bangunan, pengakuannya di depan petugas, sabu dia gunakan untuk menambah stamina dan juga menjual dengan alasan pendapatannya tidak cukup hanya sebagai buruh.

‘’ SH juga pengguna sabu. Dia pakai sabu katanya supaya staminanya kuat jadi buruh. Dia menjual juga. Jaringannya masih kita kembangkan,’’ tegas Yogi.


Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here