Residivis Curanmor, Polisi Diteriaki Maling Hingga Warga Blokade Jalan

Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono S Ik,
,

AmpenanPost. Pelarian seorang residivis plus Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bima Kota kasus curanmor, AS alias SB alias IR warga Desa Soki Kecamatan Belo tuntas jua, Rabu (10/3) sekitar pukul 01.30 Wita, walaupun Polisi sempat diteriaki maling hingga warga blokade jalan.

Polisi sempat kewalahan sebelum diringkus, pria 25 tahun ini bahkan meneriaki polisi maling yang hendak menyerangnya hingga warga sekitar pun memblokade jalan.

Polisi masih beruntung kata Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono S Ik, drama itu berakhir sukses, setelah polisi menjelaskan jika pihaknya bukan maling, melainkan tengah menangkap pelaku spesialis pencuri sepeda motor yang sudah dua tahun menjadi DPO.

“Sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku dengan timah panas yang bersarang di bagian paha sebelah kiri, dan pelaku jatuh tersungkur hingga sigap tim berhasil mengamankan pelaku,” beber Kapolres kepada wartawan.

Kapolres menceritakan proses penangkapan pelaku, saat itu pelaku yang sedang berada di gang depan rumah yang melihat kedatangan tim langsung melarikan diri ke arah tengah perkampungan sambil mengeluarkan parang, dan berteriak maling untuk memancing warga.

“Tapi tetap tim kami mengeluarkan tembakan peringatan tiga kali dan menyuruh pelaku untuk menyerahkan diri dan melepaskan parang, namun pelaku tidak mengindahkan dan malah balik menyerang tim dengan menebaskan parang dan semakin menggila dengan parangnya,” tuturnya.

Kapolres juga menyampaikan, selain mengamankan pelaku, tim juga berhasil mengamankan lima unit sepeda motor yang di duga hasil curian

“Tim juga mengamankan satu bilah parang milik pelaku yang digunakan untuk melawan petugas saat hendak ditangkap,” katanya.

AS sudah lebih dari 10 kali melakukan Curanmor di wilayah hukum Polres Bima Kota dan sudah empat kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama.

“Dan terakhir pelaku mencuri motor bersama temannya berinisial RK pada bulan Januari tahun 2019 lalu. Saat itu tim hanya berhasil menangkap RK, sedangkan dia berhasil melarikan diri ke daerah lain dan di keluarkan surat DPO,” tuturnya kembali.

Saat ini tim telah mengamankan pelaku dan sempat mendapat perawatan di RSUD Bima hingga akhirnya mengamankan ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here