Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah Zamroni Aziz Selasa, 30 Maret 2021 menjawab wawancara usai diklarifikasi Kejati NTB terkait kasus dugaan pemotongan gaji honorer. Ampenanpost.com
Penuhi panggilan kejati NTB

Kepala Kemenag Lombok Tengah, Penuhi Panggilan Kejati NTB kasus Pemotongan Gaji Honorer.

Ampenanpost. Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah H Zamroni Aziz memenuhi panggilan Kejati NTB, Selasa, 30 Maret 2021. Hal itu berkaitan dengan pengusutan dugaan pemotongan gaji honorer tahun 2020. Dia mengaku tidak mengetahui kasus itu karena dirinya belum menjabat.

“Itu waktu Kepala (Kemenang) sebelumnya,” ucapnya saat ditemui di sela klarifikasinya. Dia datang sejak pagi. Zamroni memang pejabat baru. Dia dilantik November 2020 lalu menggantikan H Jalalussayuthi. Begitu tiba, usai melapor di meja piket, Zamroni langsung menuju ruang Bidang Intelijen. Kemudian dilanjutkan lagi pukul 13.00 wita.

 

Klarifikasinya dijeda waktu istirahat siang dan baru selesai sore hari. Zamroni yang hadir ditemani dua bawahannya enggan berbicara banyak. “Saya hanya silaturahmi,” sebutnya.

Demikian saat ditanya mengenai dugaan pemotongan gaji honorer tahun 2020 lalu. Pemotongannya sampai Rp558 ribu dari total gaji selama enam bulan sebesar Rp1,5 juta. Alasan pemotongannya untuk iuran BPJS. “Saya no comment,” ucapnya.

Terpisah, Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan membenarkan klarifikasi Zamroni. Namun dia enggan menjelaskan materi klarifikasinya. “Benar tapi saya tidak bisa jelaskan karena masih penyelidikan,” terangnya.

Kasus ini ditelusuri setelah adanya laporan masyarakat. Aduannya dugaan pemotongan gaji tahun 2020 lalu. Mereka mengaku gajinya dipotong sampai Rp558 ribu. Honorer lingkup Kemenag Lombok Tengah ini mendapatkan upah sebesar Rp250 ribu per bulan.

Pembayaran gajinya dirapel enam bulan sekali. Total yang mereka dapatkan sebesar Rp1,5 juta. Jumlah honorer di Kemenang Lombok Tengah mencapai 3.840 orang. Dalam laporan pengaduannya, para pegawai honorer ini hanya menerima Rp942 ribu dari total gajinya yang sebesar Rp1,5 juta. Pembayarannya setiap enam bulan.(E011)

 

Mungkin Menarik :

Dampak Hujan Deras, Dua Titik Jalan Amblas Di Kecamatan Batukliang Utara

Dayat

Sekda Lombok Timur Hadiri Hari Santri di Ponpes Al-Hikam

Dicky

Kampung Sehat Dua, Desa Kateng belum siap.

Edi Suryansyah

Wujudkan Internet Desa Pintar, Pemkab Lotim Gandeng PT. PSP

Dicky

Angkut Logistik Pilkada Anggota Polres Sumbawa Naiki Bucket Excavator Seberangi Sungai

Dayat

Peringati Hari Korpri Ke 49, ASN Harus Profesional Menuju Indonesia Maju

Dayat