restorativejusticepolressumbawa

Suami Mencuri Handphone Istrinya Direstorative Justice Polres Sumbawa

AmpenanPost. Sat Reskrim Polres Sumbawa akan bebaskan BP – suami yang ditahan karena mencuri di rumah sendiri dari proses hukum. Pasalnya tersangka pencuri handphone istrinya ini diselesaikan secara kekeluargaan, Dalam menyelesaikan perkara tersebut, Sat Reskrim Polres Sumbawa menerapkan system Restorative Justice (RJ).

Pres rilis Kapolres Sumbawa melalui Kasubbag Humas AKP Sumardi, S.Sos. dalam keterangan persnya, selasa (23/2/21) membenarkan telah menyelesaikan kasus pencurian tersebut, dengan menerapkan system Restorative Justice, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi, ujarnya.

“Mediasi itu, penyidik menfasilitasi penyelesaian antara istri dan suami ini,” imbuhnya.

Dalam penerapan Restorative Justice ini, sesuai nota kesepahaman bersama Ketua Mahkamah Agung dengan menteri Hukum dan HAM, Jaksa Agung serta Kapolri diberlakukannya RJ, karena kasus tersebut terjadi dalam lingkup keluarga, pelapor dan terlapor masih suami-istri yang sah, dan kerugian yang ditimbulkan dalam kasus iru juga nilainya di bawah Rp. 2 juta.

Sedangkan pelapor sudah memaafkan perbuatan suaminya, apalagi kondisi pelapor saat ini dalam keadaan hamil besar dan anak yang dikandungnya membutuhkan kehadiran seorang ayah di sisinya, pelapor juga sudah mencabut mencabut Laporan Polisi atas kasus pencurian itu, dengan demikian kasus dianggap telah selesai.

Pada kasus pencurian itu terjadi pada tanggal 15 Januari 2021 pukul 17.00 wita, sebagaimana Laporan Polisi nomor LP/41/I/2021/SPKT Res Sbw. Saat itu korban NR melaporkan rumahnya dibobol maling, berawal ketika korban meninggalkan rumah untuk berjualan gorengan di Kelurahan Pekat.

Ketika korban pulang sore harinya korban curiga karena tabung gas yang sebelumnya berada di dalam ternyata sudah diluar rumah.

Korbanpun memeriksa ke dalam rumah, diketahui bahwa Handphone Samsung A20S warna biru miliknya yang dicash di kamar hilang.

Kasus yang menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp. 2 juta ini langsung dilaporkan ke Polres Sumbawa.

Kemudian penyelidikan pun dillakukan, setelah cukup lama, Tim Puma menemukan titik terang setelah menemukan handphone korban di counter HP.

Sangat mengejutkan, handphone itu dijual oleh suaminya sendiri, Tim pun meluncur ke rumah korban meringkus suaminya, BP pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

BP melakukan pencurian karena kesal dengan istrinya, kerap berebut handphone dengan anaknya.a

Akhirnya muncullah ide mengambil handphone istrinya seolah-olah handphone itu hilang akibat ulah pencuri yang masuk ke rumah mereka.h

Hasil dari penjualan handphone sebesar Rp. 500 ribu diberikan BP kepada korban (istrinnya).

Mungkin Menarik :

Gelar Gowes Sinergi dan Bhakti Sosial TNI/Polri Nusa Tenggara Barat

Dayat

Polres Sumbawa Tegaskan Jaga Netralitas Dalam Pilkada

Dicky

Usai Ditipu, Pemuda Asal Alas Nekat Bunuh Diri

Dayat

Dugaan Korupsi SPAL-D, Logis Laporkan Dinas PUPR Lombok Barat

Toos

Pengendara Motor Asal Dasan Agung Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Di Batukliang

Dayat

MoU KIP dan AMSI Peran Media Siber Mendorong Keterbukaan Informasi Publik

Dayat