Timsus Bersama Ditresnarkoba Polda NTB, Bekuk Empat Pelaku Narkoba

Direktorat narkoba Polda NTB
Direktorat narkoba Polda NTB

AmpenanPost. Personel gabungan Tim Khusus )Timsus) bersama Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB yang dipimpingi langsung oleh Kasi Intelmob Sat Brimob Polda NTB AKP Eka Prasetya, SH, M.I.kom, melakukan penggeledahan dan membekuk empat orang pelaku narkoba di Mataram.

Dalam penggeladah tersebut dilakukan di rumah kontrakan saudara IMD (25) yang diduga pengedar Shabu di Jln. Ubur- Ubur ll Gang Kakap Tamansari Kecamatan Ampenan Kota Mataram, pada hari Kamis (21/01) sekira pukul 11.30 wita. Dengan di saksikan oleh Kepala Lingkungan beserta Ketua RT setempat, dan telah di dapati 3 orang laki-laki yang di duga sebagai kurir.

melalui pers rilis Kasi Intelmob Sat Brimob Polda NTB AKP Eka Prasetya mengatakan, petugas mendapatkan barang bukti sabu yang ditemukan disamping tembok rumah terduga pelaku di dalam kotak kaleng rokok Gudang Garam dengan berat bruto 11,68 Gram pada saat penggeledahan berlangsung.

“Dari tiga orang pelaku tersebut yakni MB (18) yang beralamat Jln. Arta No.8 Perum Pagutan Permai Kota Mataram. NAP (19) Jln. Indra Giri No.11 Kecamatan Cakranegara Selatan Kota Mataram, dan RCY (19) Jln. Batu Bolong No.50 Perum Griya Pagutan Indah Kota Mataram,” ujarnya di Polda NTB, Jumat (22/01).

AKP Eka Prasetya menjelaskan, Tim langsung membawa ke empat terduga pelaku narkoba ke Kantor Ditresnarkoba Polda NTB untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sedangkan barang bukti yang disita oleh petugas yakni 1 buah tas selempang warna hitam, 1 buah tas selmang warna silver, 3 buah korek api, uang tunai senilai Rp. 5.765.000, 8 buah hp, dan 1 buah kaleng rokok Gudang Garam yang didalamnya terdapat 26 poket Shabu dengan berat bruto 11,68 Gram, tandasnya.

“Akibat perbuatan ke empat pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkoba Golongan 1, diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.” Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here