Pencuri Mesin Speed Boat Ditangkap Polisi Polres KLU

AmpenanPost. Nekat mencuri Gear Box Turbo Mesin Speed Boat 40PK Merk Yamaha dua lelaki berinisial HK umur 21 tahun alamat Dusun Teluk Kodek Desa Malaka Kecamatan Pemenang KLU dan AA umur 24 tahun alamat Dusun Sumur Mual Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang KLU, di tangkap Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Utara.

Kedua pelaku ditangkap setelah Tim Puma mendapat imformasi dari masyarakat bahwa ada seorang warga yang kehilangan Gear Box Turbo Mesin Speed Boat 40PK Merk Yamaha di Moring Speed boat MAKMUR (Parkir boat/red) Pantai Dusun Teluk Kodek Desa Malaka Kecamatan Pemenang KLU.

Kejadian tersebut pada Hari Rabu Tanggal 30 Desember 2020 Sekitar Pukul 08.30 Wita, saat itu Kapten Boat AN Seperti Biasanya Datang Ke Moring Speed boat MAKMUR, Memeriksa dan Memanaskan Boat.

Akan tetapi, saat diperiksa Gear Box ( Kipas Pemutar Laju/red ) Boat tersebut sudah tidak ada nyantel dimesin Boat.

Setelah diketahui hal itu, AN langsung menghubungi pemilik Boat (korban/red) bahwa Gear Box Turbo Mesin Speed Boatnya telah dicuri orang..

Korban sempat mencari barangnya yang hilang di seputaran area Pantai Dusun Teluk Kodek namun tidak di temukan.

Korban lantas melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya Kepihak Kepolisian.

Dari pengkuan korban, atas peristiwa itu dia mengalami Kerugian Sebesar Rp. 10.000.000 .

Kemudian, Tim Puma Sat Reskrim Polres Lotara yang dipimpin AIPTU I Kadek Edy Wirawan melakukan penyelidikan terhadap palaku, singkatnya mereka mengamankan HK yang di duga sebagai pelaku pencurian itu.

“setelah kami lakukan introgasi HK mengakui perbuatannya,” jelas Kasat Reskrim Polres Lotara AKP Anton Rama Putra, SH, S.I.K di kantornya Polres Lotara, desa Genggelang ,kecamatan Gangga, Sabtu (02/12/2020)

Sedangkan Gear Box yang dicurinya itu telah di jual ke saudara AA yang beralamatkan di dusun Sumur Mual dengan harga Rp. 2.100.000.

Kemudian tim berangkat menuju Dusun Sumur Mual untuk mencari AA untuk mengambil barang bukti yang hilang.

AA diketemukan petugas, AA langsung diintrogasi, hasilnya AA mengakui keberadaan barang tersebut dan telah di titip Ke sebuah perusahaan jasa pengiriman barang di Jalan Brawijaya Kota Mataram untuk di Kirim Ke Provinsi Papua.

Tim pun segera meluncur ke kantor jasa pengiriman barang teraebut untuk mengamankan barang (BB).

“beruntung BB nya belum di kirim ke Papua akhirnya kami bisa mengamankan BB nya,” ungakap AKP Anton

Hasil Penjualan BB rencananya akan digunakan Untuk membeli minuman keras dan sabu pada Malam Tahun Baru 2021.

Tim akhirnya membawa HK dan AA beserta BB tersebut ke Mako Sat Reskrim Polres Lotara untuk proses lebih lanjut.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here