Ditresnarkoba Polda NTB Menangkap 8 Orang Terduga Penyalahguna Narkoba

AmpenanPost. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB mengawali tahun baru 2021 dengan menangkap 8 orang yang diduga penyalahguna narkoba disebuah rumah kontrakan di Puncang Daye, Desa Sandik, Kecamatan Batu Layar Lombok Barat pada hari Minggu tanggal 2021 sekitar pukul 01.30 Wita.

Informasi masyarakat bahwa disebuah rumah terlihat ada aktifitas yang mencurigakan, dimana rumah tersebut sering didatangi oleh banyak orang. Dari informasi tersebut kemudian AKP I Made Yogi Purusa Utama S.E., S.I.K. selaku ketua tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan terhadap rumah dimaksud.

Kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan memang benar di dalam rumah tersebut terlihat ada banyak orang dan mencurigakan, dari informasi tersebut kemudian ketua tim bersama anggota langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan.

Waktu penangkapan tersebut tim berhasil mengamankan 8 Orang tersangka diantaranya, JHI, Perempuan, Lombok Timur 10 November 1983, Alamat Pancung Daye, Desa Sandik, Kecamatan Batu layar Lombok Barat.

MYA sebagai Pembeli Bahan, Laki laki, Gunung Sari 16 Mei 1993, Alamat Desa Kekait, Kecamatan Gunung sari Kota Mataram, dengan RZ , Laki laki, Medas 1989, Alamat Medas Bedugul, Kecamatan Gunung Sari Kota Mataram, serta JT , Laki laki, Kapek 27 September 1973, Alamat Desa Kapek Bawah, Kecamatan Gunung Sari Kota Mataram,

Sedangkan MS , Laki laki, Medas, Alamat Desa Medas, Kecamatan Gunung Sari Kota Mataram dan BRM, Laki laki, Libungan 07 November 1980, Alamat Montong Sager Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari Kota Mataram, sebagai peluncur.

Kalau SF , Laki laki, Alamat Tanaq Embet, Kecamatan Batu Layar Lombok Barat dan DB , Laki laki, Aiq Are Sandik 07 Agustus 1993, Alamat Desa Aiq Are, Kecamatan Batu Layar Lombok Barat, sebagai pembawa bahan bahan.

Usai berhasil mengamankan para tersangka selanjutnya dengan disaksikan oleh Kepala Dusun Puncang Daye, Tim melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa:

1 buah tas pinggang warna merah berisi :
1 bungkus klip sedang berisikan Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 7 gram, 1 bungkus klip sedang berisikan Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 7 gram, 1 bungkus sedang berisikan Narkotika Jenis Shabu dengan berat bruto 7 gram, 1 bungkus klip yang berisikan 2 poket sedang dengam berat bruto 4 gram, berat keseluruhan Bruto 25 gram.

Selain itu didalam 1 buah tas pinggang warna hijau berisikanjuga Uang tunai sebesar Rp 750.000,- dan 2 unit handphone merk nokia dan realme.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus berisikan klip kosong, 1 buah sekop pipet, 1 unit Handphone warna hitam merk Samsung, 1 buah timbangan elektrik, 4 Unit Motor dan 7 unit handphone

Kedelapan tersangka pun berikut barang bukti diamankan ke kantor Ditresnarkoba Polda NTB untuk dilakukan proses hukum dan pengembangan kasus.

“Tersangka nantinya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.” Kata Kabid Humas Polda NTB melalui siaran Pers tertulisnya kepada media ini.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here