Tim Sus bersama Polda NTB dan Polres KLU Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba

AmpenanPost. Tim Opsnal Direktorat Narkoba Polda NTB bersama Tim Sus Dan Satnarkoba Polres Lombok Utara mengamankan Barang Bukti yang di duga narkoba di wilayah Lombok Utara pada, Sabtu (19/12/2020)

Diamankan barang bukti dari dua orang yang diduga sebagai pelaku pengedar narkoba jenis sabu, yakni DD Laki laki kelahiran Karang bayan 10 Desember 1994 yang beralamat di Dusun Karang Langu, Desa Tanjung Kab Lombok Utara dan YT seorang perempuan kelahiran Nipah 24 Oktober 2000 yang beralamat di Dusun Karang Langu, Desa Tanjung Kab Lombok Utara.

Dua orang tersebut, ditangkap Tim Opsnal Direktorat Narkoba Polda NTB bersama TEAM SUS Dan Satnarkoba Polres Lombok Utara Pada hari Sabtu, tanggal 19 Desember 2020 pukul 09.00 Wita.

Berawal dari laporan masyarakat pelaku di tangkap, menindaklanjuti laporan tersebut team gabungan yang dipimpin langsung oleh Katim OPSNAL Ditresnarkoba Polda NTB AKP I MADE YOGI PURUSA UTAMA. S.E, S.IK melakukan penangkapan dan pengeledahan di wilayah hukum Polres Lombok Utara.

Terduga pelaku diamankan Tim Opsnal dikamarnya selanjutnya dilakukan penggeledahan Terhadap Badan dan Kamar yang disaksikan Oleh kadus setempat.

Hasilnya ditemukan barang yang diduga narkoba jenis shabu yang disimpan didalam tas warna merah.

Setelah penggeledahan itu, petugas mengamankan barang bukti dengan 1 Poket kecil yang diduga Narkotika jenis Shabu, 1 Bendel klip kosong, 1 unit HP androit xiaomi, 1 unit HP Nokia kecil, uang tunai Rp 15.000, 1 Buah alat hisap, 1 Buah sumbu bakar, 1 Buah korek api

Terduga pelaku dan barang bukti diamankan di Ditresnarkoba Polda NTB untuk di lakukan proses lebih lanjut.

Perbuatannya kedua pelaku terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun

Pada Pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here