Siap Menjadi Bagian mengamankan NKRI, Empat Sekawan Dampingi Pendakwah Kamtibmas Polres Lombok Barat

AmpenanPost. Dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M, Polres Lombok Barat menggelar Lomba Dakwah Kamtibmas dimana Grand Final dihadiri langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, Kamis (22/10).

Lomba Dakwah yang diinisiasi oleh Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK ini, mendapat tanggapan positif dari Tim Juri yaitu Empat Sekawan sekaligus melatih para kontestan selama sehari penuh.

Empat Sekawan ini, merupakan Pendakwah kondang di Lombok Barat yang terdiri dari Ketua KNPI Lobar H. Ari Suhaimi, Pimpinan Ponpes Asshohwah Al-Islamiyah TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc., M.A., Ketua Baznaz NTB TGH. L. Pattimura Farhan dan Ketua FKUB Lobar TGH. M. Subki Sasaki, MA., selaku salah satu Juri Lomba Dakwah ini mengatakan, ini adalah Langkah maju yang dilakukan oleh Polres Lombok Barat.

“Langkah maju yang dilakukan oleh Polres Lombok Barat, dibawah kepemimpinan AKBP Bagus S. Wibowo, SIK selaku Kapolres, dan ini pertama kali diadakan di NTB,” ungkapnya.

Langkah maju, dalam rangka meningkatkan Kamtibmas, menyebarkan islam yang Rahmat Lil Alamin, sesuai dengan Hari atau waktu lahirnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaiyhi Wasallam.

“ Maka perlu hadirnya para penceramah yang mendatangkan kedamaian, kenyamanan, bukan memprovokasi, dan agitasi, dalam rangka menjaga NKRI,” jelasnya.

Selain itu ini juga dalam rangka menjaga ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Panca Sila, agar tidak ada lagi Masyarakat yang anti Pancasila.

Menurutnya, ini juga Langkah maju kepolisian dalam upaya penaganan covid-19 di Lombok barat, dimana saat ini masih melanda Dunia.

“Dalam menjaga Protokol Kesehatan ditengah covid-19 saat ini yang masih melanda Dunia, tentunya dibutuhkan para Da’i dan penceramah-penceramah Anggota Polres Lombok Barat,” imbuhnya.

TGH. Muhammad Taisir juga menjelaskan bahwa, nantinya penceramah ini akan menjadi juru bicara Institusi Polri itu sendiri atau Pemerintah.

“Yang berkaitan dengan Covid-19, ideologi negara, Intoleransi, radikalisme, terorisme, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Atau hal-hal yang dapat mengganggu kemanan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menurutnya ini perlu disiarkan oleh para dai atau penceramah yang mendatangkan kedamaian itu.

“Alhamdulillah empat sekawan dipercaya oleh Polres Lombok Barat, sebagai dewan juri pada lomba dakwah ini,” katanya.

Dimana empat sekawan ini, bertekad menjaga Kesatuan Republik Indonesia, persatuan Indonesia, dan menjaga toleransi antar umat beragama.

“Maka kami empat sekawan sepakat, baik diminta atau tidak diminta oleh pemerintah, maka kami siap menjadi bagian dari yang akan mengamankan NKRI dari segala hal seperti radikal teroris,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here