IMG 20201020 203344

Pengalihan Anggaran Pendopo II ke Penataan Wisata Pantai Ekas

AmpenanPost. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada Tahun 2021 mendatang berencana akan melakukan penataan kawasan pantai Ekas, Kecamatan Jerowaru.

Penataan kawasan pantai ekas tersebut dilaksanakan Pemkab Lotim tidak lain dalam rangka merespon kebijakan strategis Nasional KEK Mandalika dan menyongsong Moto GP 2021. Sehingga pada, Selasa (20/10), dalam penyampaian KUA PPAS Tahun 2021 yang baru mulai dibahas bersama DPRD, pemerintah mengalokasi anggaran sebesar 5 Miliar untuk penataan kawasan Ekas.

Kendati demikian, dengan anggaran sebesar 5 Milyar tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur H.Rumaksi tidak memastikan akan cukup.

“Kalau berbicara cukup saya yakin tidak cukup. Kendati demikian paling tidak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sudah berbuat untuk menyambut Gelaran MotoGP Tahun 2021 mendatang” ucapnya kepada media, usai mengikuti rapat paripurna ke I Pembahasan KUA PPAS 2021 di Gedung DPRD Lotim.

Kembali disampaikan oleh Rumaski, anggaran sebesar 5 Milyar tersebut tadinya direncanakan untuk biaya rehab pembangunan gedung pendopo II, akan tetapi rehab pendopo II di nilainya bukan sesuatu yang sifatnya urgency, sehingga anggaran tersebut diperuntukan untuk penataan pantai Ekas.

“Saya katakan kepada mereka bagusnya anggaran 5 Miliar tersebut diperuntukan untuk anggaran penataan kawasan pantai Ekas dan anggaran rehab pendopo itu sudah kita arahkan kesana” ugkap nya.

Adapun dasar ia mengarahkan anggaran rehab pendopo II tersebut ke Ekas. Karena Ekas lebih memiliki prospek.

“Apabila dalam situasi seperti saat ini untuk pembangunan pendopo II dianggarkan sangat tidak tepat, lebih bagus anggaran tersebut Pemkab gunakan untuk menyongsong gelaran MotoGP yang lebih besar prospeknya kedepan” lanjutnya.

Sementara itu menanggapi terkait dengan rencana pemindahan warga yang ada pada kawasan pantai Ekas, Wakil Bupati menyampaikan, kami sudah datang kesana melihat rest area dan sangat memiliki prospek yang cukup besar sebagaimana hasil diskusi kami dengan pihak terkait di sana.

“Tentunya masyarakat yang ada di sana nantinya akan direlokasi ke tanah milik Pemerintah” singkatnya

Selain itu menanggapi adanya banyak inveatasi yang tertunda pada wilayah tersebut, Wabup menilai ada pada keamanan dan juga banyak yang berbelit-belit.

“Sekarang mau berinvestasi kalau tidak merasa nyaman dan aman mereka akan lari” katanya

Ia juga menyebutkan, oleh karena itu kebetulan hari ini pengelola disana orang Lombok dan dia memiliki sudut pandang yang luar biasa untuk dapat mengembangkan potensi wisata laut ini, “jadi saya sangat respek”.

Atas dasar itu pemerintah juga anggarkan untuk rehab. “Sebelum saya kesana sudah ada jalan untuk sepeda, saya juga melihat prospeknya sangat luar biasa untuk mendukung dan menyongsong Moto GP paling tidak kita dapat bagian” tutupnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur H.Daeng Paelori memberikan tanggapan atas anggaran penataan kawasan pantai Ekas.

Menurutnya, anggaran sebesar 5 Miliar tersebut untuk infrastruktur yang menunjang saja, karena kalau membangun hotel tentu tidak mungkin.

“Nanti akan kita melihat anggaran 5 miliar tersebut di peruntukan untuk apa saja, apakah itu cukup, nanti kita lihat” ucap singkatnya.

Mungkin Menarik :

Lindungi Anak dari Kekerasan dan Radikalisme

Dayat

Ratusan Rumah Warga di Baturotok Terbakar, Polres Sumbawa Kirim Bantuan

Dayat

Ditresnarkoba Polda NTB Telah Memyelamatkan 39.000 Jiwa Tahun 2020

Dicky

DPMD Lotim, Upayakan Pemerataan ADD Desa Mekarkan Dusun

Dicky

Dinsos Layangkan SP, Awasi TKSK Atur Komoditas BPNT

Dicky

Polres Lotra Perketat Penjagaan Tiga Gili di KLU

Dayat