Antisipasi Gangguan Dalam Pelaksanaan Pilkada, Polres Sumbawa Polda NTB Gelar TFG

AmpenanPost. Polres Sumbawa melaksanakan kegiatan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka pelaksanaan Pengamanan Pilkada Sumbawa, Rabu (21/10/2020), di Rupatama polres Sumbawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra,S.IK, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han), Waka Polres Sumbawa Kompol Fauzan Wadi, SH, Kabag Ops AKP Sari Mukmin, SH, Para Kasat, Kasubag, Kasi polres Sumbawa, para Kapolsek jajaran Polres Sumbawa, Ketua KPU Sumbawa M. Wildan, M.Pd, Ketua Bawaslu Sumbawa Syamsihidayat, S.IP, Asisten III Bupati Sumbawa, perwakilan Pol PP Sumbawa, perwakilan Kesbangpoldagri Sumbawa.

Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi S.Sos dalam press release-nya menerangkan bahwa dalam kegiatan itu, Kabag Ops Polres Sumbawa AKP Sari Mukmin SH menjelaskan bahwa Tactical Floor Game untuk pengamanan Pilkada Sumbawa yang disimulasikan dalam bentuk karikatur atau figura.
masing-masing plotingan personil pengamanan di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Kabag Ops juga menjelaskan
tugas Perwira pengendali (Padal) dan anggota pengamanan TPS di masing-masing Kecamatan, serta cara Bertindak anggota Pengamanan melalui simulasi TFG.

sementara Waka Polres Sumbawa Kompol Fauzan Wafi SH menerangkan Pergerakan bantuan pengamanan manakala di wilayah tersebut membutuhkan penanganan pasukan. masing-masing wilayah akan di back up oleh pasukan dan personil BKO.

Waka polres juga menjelaskan Cara Bertindak sebelum pelaksanaan dan saat pelaksanaan pengamanan TPS.
Setelah diberikannya AAP, personil berangkat ke wilayah Pengamanan masing-masing dan diterima oleh Kapolsek di setiap wilayah pengamanan serta mengecek kelengkapan pengamanan.

Kapolsek juga harus menjelaskan situasi wilayah tempat pengamanan TPS sehingga personil BKO dapat memahami cara pengamanan TPS, imbuhnya.

“kita berharap pelaksanaan kegiatan Pilkada ini berjalan dengan aman dan lancar, namun juga harus merencanakan dengan baik sistem pengamanannya guna mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

sedangkan Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK menyampaikan teknis pelaksanaan Pengamanan TPS Pilkada Sumbawa oleh personil Polres Sumbawa dan personil BKO.
Ploting BKO ada 8 titik untuk digerakkan ke masing-masing wilayah sesuai dengan plotingannya.

dijelaskan Kapolres, Perwira Pengendali atau Padal di tiap TPS harus paham dengan tugasnya dan bagaimana mengatur anggota yang pengamanan TPS dan personil BKO. plotingan BKO di 8 titik sesuai dengan titik rawan yang telah diperkirakan oleh Intelijen.

Kapolres juga menguraikan pergeseran pasukan dan jumlah kendaraan yang dibutuhkan dalam pergeseran pasukan. pergerakan TPS di wilayah-wilayah yang memiliki kerawanan demografi seperti wilayah orong telu dan batu rotok.

“Kita akan memikirkan personil yang akan BKO dan standby di wilayah Pulau seperti di Kecamatan Labuhan Badas dan lainnya”, tegas Kapolres.

Dandim 1607/Sumbawa menyampaikan, Bahwa tactical floor game ini adalah sebuah permainanan dan tentunya simulasi ini dikelilingi oleh plotingan personil BKO terhadap sebuah wilayah.
jika ada sebuah kejadian maka Padal di wilayah masing-masing mengerti apa yang dilakukan.

“Saya yakin kepada rekan-rekan semua bisa melaksanakan kegiatan pengamanan ini dan menganggap kegiatan sebagai sebuah permainan yang diaplikasikan ke kehidupan nyata itulah simulasi TFG”, ungkap Dandim.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra,S.IK, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han), Waka Polres Sumbawa Kompol Fauzan Wadi, SH, Kabag Ops AKP Sari Mukmin, SH, Para Kasat, Kasubag, Kasi polres Sumbawa, para Kapolsek jajaran Polres Sumbawa, Ketua KPU Sumbawa M. Wildan, M.Pd, Ketua Bawaslu Sumbawa Syamsihidayat, S.IP, Asisten III Bupati Sumbawa, perwakilan Pol PP Sumbawa, perwakilan Kesbangpoldagri Sumbawa.

Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi S.Sos dalam press release-nya menerangkan bahwa dalam kegiatan itu, Kabag Ops Polres Sumbawa AKP Sari Mukmin SH menjelaskan bahwa Tactical Floor Game untuk pengamanan Pilkada Sumbawa yang disimulasikan dalam bentuk karikatur atau figura.
masing-masing plotingan personil pengamanan di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Kabag Ops juga menjelaskan
tugas Perwira pengendali (Padal) dan anggota pengamanan TPS di masing-masing Kecamatan, serta cara Bertindak anggota Pengamanan melalui simulasi TFG.

sementara Waka Polres Sumbawa Kompol Fauzan Wafi SH menerangkan Pergerakan bantuan pengamanan manakala di wilayah tersebut membutuhkan penanganan pasukan. masing-masing wilayah akan di back up oleh pasukan dan personil BKO.

Waka polres juga menjelaskan Cara Bertindak sebelum pelaksanaan dan saat pelaksanaan pengamanan TPS.
Setelah diberikannya AAP, personil berangkat ke wilayah Pengamanan masing-masing dan diterima oleh Kapolsek di setiap wilayah pengamanan serta mengecek kelengkapan pengamanan.

Kapolsek juga harus menjelaskan situasi wilayah tempat pengamanan TPS sehingga personil BKO dapat memahami cara pengamanan TPS, imbuhnya.

“kita berharap pelaksanaan kegiatan Pilkada ini berjalan dengan aman dan lancar, namun juga harus merencanakan dengan baik sistem pengamanannya guna mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

sedangkan Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK menyampaikan teknis pelaksanaan Pengamanan TPS Pilkada Sumbawa oleh personil Polres Sumbawa dan personil BKO.
Ploting BKO ada 8 titik untuk digerakkan ke masing-masing wilayah sesuai dengan plotingannya.

dijelaskan Kapolres, Perwira Pengendali atau Padal di tiap TPS harus paham dengan tugasnya dan bagaimana mengatur anggota yang pengamanan TPS dan personil BKO. plotingan BKO di 8 titik sesuai dengan titik rawan yang telah diperkirakan oleh Intelijen.

Kapolres juga menguraikan pergeseran pasukan dan jumlah kendaraan yang dibutuhkan dalam pergeseran pasukan. pergerakan TPS di wilayah-wilayah yang memiliki kerawanan demografi seperti wilayah orong telu dan batu rotok.

“Kita akan memikirkan personil yang akan BKO dan standby di wilayah Pulau seperti di Kecamatan Labuhan Badas dan lainnya”, tegas Kapolres.

Dandim 1607/Sumbawa menyampaikan, Bahwa tactical floor game ini adalah sebuah permainanan dan tentunya simulasi ini dikelilingi oleh plotingan personil BKO terhadap sebuah wilayah.
jika ada sebuah kejadian maka Padal di wilayah masing-masing mengerti apa yang dilakukan.

“Saya yakin kepada rekan-rekan semua bisa melaksanakan kegiatan pengamanan ini dan menganggap kegiatan sebagai sebuah permainan yang diaplikasikan ke kehidupan nyata itulah simulasi TFG”, ungkap Dandim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here